persamaan reaksi untuk perubahan entalpi

hallo adik adik kimia , salam hangat kimia ! dipostingan kali ini kang ayub akan membahas persamaan termokimia serta reaksi endoterm dan eksoterm , semoga setelah membaca postingan ini ilmu adik adik semakin jempol  , oh ya sebelum membaca postingan ini adik adik persiapkan secangkir teh hangat dan cemilan ya . agar suasana nya nyaman saat belajar . baik tanpa basa basi lagi kita masuk  kemateri ini

Termokimia

Ikatan kovalen antar atom yang membentuk senyawa kovalen bukan Hanya mempunyai geometri molekul yang bervariasi akibat sudut ikatan  yang berbeda, melainkan juga menyimpan energi. Semua energi yang selalu digunakan dalam kehidupan sehari hari berasal dari reaksi kimia. Sumber awal semua energi di muka bumi ini berasal dari matahani. Matahari menghasilkan energi sekitar 1026 Watt setiap hari. Meski hanya 1% dari energy tersebut yang mampu dimanfaatkan oleh manusia di bumi. Cahaya matahari ini bermanfaat untuk reaksi fotosintesis, menumbuhkan pepohonan, menguapkan air laut sehingga membawa hujan , dan kemudian menumbuh-kan biji -bijian, Dari tetumbuhan manusia mendapat makanan sebagai suplai energi untuk beraktivitas . Pepohonan dan jasad renik yang sudah mati berubah menjadi fosil yang menyimpan energi. Manusia mengeksplorasi

Baca Juga : Penentuan Harga Perubahan Entalpi Lengkap Dengan Rumus

Sumber energi tersebut sehingga mendapatkan minyak bumi , gas alam dan  batu bara. Hasil pengolahan ketiga sumber energi yang  tak terbarukan tersebut dipakai manusia sebagai sumber energi untuk memudahkan kehidupan antara lain untuk pembangkit tenaga listrik , untuk bahan bakar kendaraan bermotor , sampai untuk membuat masakan dan makanan didapur . luar biasa , tanpa energy sulit membayangkan aka nada kehidupan dimuka bumi ini . bersyukurlah kepada Allah yang telah menciptakan energy sepaket dengan hokum kekekalan energy .

Energy tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan , hanya dapat diuah dari satu bentuk kebentu yang lainnya . pada umumnya , energy yang menyertai reaksi kimia berbentuk energy kalor . ilmu yang mempelajari perubahan kalor disebut termokimia

Baca juga : Latihan Soal Termokimia 40 Soal Dan Pembahasan

A. Entalpi (H) dan perubahan entalpi (∆H)

Jumlah dari semua bentuk energy dalam suatu zat disebut entalpi atau isi kalor , yang dilambangkan dengan H . entalpi akan tetap konstan selama tidak ada energy yang masuk dan keluar dari zat . besarnya entalpi tidak dapat ditentukan , yang dapat ditentukan adalah perubahan entalpi (∆H). Perubahan entalpi adalah (∆H) perubahan kalor yang terjadi pada suatu raksi kimia .

∆H = Hp – HR

Keterangan :

∆H = perubahan entalpi

Hp    = entalpi produk

HR    = entalpi reaktan

Jika H produk lebih kecil daripada H reaktan maka akan terjadi pembebasan kalor . harga ∆H negatif atau lebih kecil daripada nol.

Contoh :

2H2 (g)  + O2 (g)    →     H2O  (l)       – kalor , atau

2H2 (g)  + O2 (g)    →     H2O  (l)       ∆H = –

Jika H produk lebih besar daripada H reaktan maka akan terjadi  penyerapan kalor . harga  positif atau lebih besar daripada nol .

Contoh :

H2O  (l)    →  2H2 (g)  + O2 (g)        – kalor , atau

H2O  (l)    →  2H2 (g)  + O2 (g)        ∆H = +

Baca Juga : 16-30 Latihan Soal Dan Pembahasan Termokimia

B. Reaksi eksoterm dan reaksi endoterm

Sistem adalah sesuatu atau reaksi kimia yang sedang diamati , sedangkan lingkungan adalah segala sesuatu yang berada diluar sistem .

Sistem dapat dibedakan menjadi 3 yaitu :

  • Sistem terisolasi yaitu sistem dengan batas yang mengisolasi sistem dari lingkungan , sehingga tidak terjadi pertukaran energy dan materi antara sistem dengan lingkungan .
  • Sistem tertutup yaitu sistem yang memungkinkan terjadinya pertukaran energy antara sistem dengan lingkungannya , tetapi tidak memungkinkan terjadi pertukaran energy .
  • Sistem terbuka yaitu sistem yang memungkinkan pertukaran energy dan materi antara sistem dengan lingkungan

Berdasarkan peruahan kalor sistem , reaksi kimia dapat dibedakan menjadi reaksi eksoterm dan reaksi endoterm.

  1. Reaksi eksoterm adalah reaksi yang melepaskan kalor dari sistem kelingkungan , sehingga kalor dari sistem akan berkurang . tanda reaksi eksoterm adalah  ∆H = – (negative ). Hal ini dapat dianalogikan dengan saldo direkenig tabungan kalian . anggap lah awal nya kalian mempunyai uang Rp.100.000 , jika kalian mengambil uang sebesar Rp.60.000 , maka perubahan saldo rekening kalian adalah Rp.40.000 – Rp.100.000 = – Rp.60.000 (analog dengan eksoterm) . dengan kata lain ∆HProduk lebih kecil dibandingkan dengan ∆H karena kalor mengalir dari sistem kelingkungan maka suhu lingkungan mengalami kenaikan akibatnya ada efek panas pada proses fisika atau reaksi kimia yang bersifat eksoterm
  2. Reaksi endoterm adalah reaksi yang menyerap kalor dari lingkungan kesistem , sehingga kalor dari sistem akan bertambah . tanda reaksi endoterm adalah ∆H = + (positif). ). Hal ini dapat dianalogikan dengan saldo direkenig tabungan kalian . anggap lah awal nya kalian mempunyai uang Rp.100.000 , jika kalian menabung uang sebesar Rp.80.000 , maka perubahan saldo rekening kalian adalah Rp.1800.000 – Rp.100.000 = + Rp.80.000 (analog dengan endoterm) . dengan kata lain ∆HProduk lebih besar dibandingkan dengan ∆H karena kalor mengalir dari lingkungan kesistem maka suhu lingkungan mengalami penurunan akibatnya ada efek dingin pada proses fisika atau reaksi kimia yang bersifat endoterm.

Baca Juga : 30-40 Latihan Soal Termokimia dan Pembahasan

C. Perubahan entralpi standar (∆Hd)

  1. Persamaan termokimia

Persamaan termokimia adalah persamaan reaksi yang dilengkapi dengan harga perubahan entalpi (Perubahan entralpi standar (∆H) Persamaan termokimia selain menyatakan jumlah mol reaktan dan jumlah mol produk juga menyatakan kalor yang dibebaskan atau yang diserap pada reaksi tersebut .perubahan entalpi yang diukur bergantung pada wujud atau fasa zat , maka persamaan termokimia harus menyertakan wujud padat , cair ,gas , dan larutan . hal hal yang penting mengenai  ∆H dalam persamaaan termokimia yaitu:

a. Pada setiap reaksi kimia yang dilengkapi harga ∆H , koefisien reaksi menyatakan jumlah mol zat

b. ∆H bersifat ektensif sehingga harga ∆H bergantung pada jumlah zat

jika reaksi dibalik , tanda ∆H harus dibalik

jika reaksi dikali n , maka  ∆H harus dikali n

jika reaksi dibagi n , maka  ∆H harus dibagi n

jika reaksi dijumlahkan , maka ∆H harus dijumlahkan

2. Jenis-jenis Perubahan Entalpi Standar

a, Entalpi pembentukan standar (∆Hf = standard Enthalpy of Formation )

Entalpi pembentukan standar adalah perubahan entalpi pada pembentukan 1 mol senyawa dari unsur-unsurnya pada keadaan standar.unsur – unsur yang digunakan adalah alotrop paling stabil pada suhu 298 K dan tekanan 1 atm dan dirujuk unsur-unsur paling stabil ini mempunyai ∆Hf = nol

Baca Juga  : 25 Soal Dan Pembahasan Materi Laju Reaksi Kelas XI

Hal hal penting mengenai perubahan entalpi pembentukan standar (∆Hf)

  1. Secara umum , reaksi pembentukan suatu senyawa mempunyai ∆Hf yang negative
  2. Beberapa senyawa yang mempunyai f , positif antara lain HI  , HCN ,Au2O3, CS2, semua hidrokarbon tidak jenuh , dan semua oksida nitrogen.

Rumus penting

Contoh :

  1. Entalpi pembentukan gas CO2(g) adalah – 393,5 kJ/mol.

C(s) + O2 (g)   →   CO2                          ∆Hf  = – 393,5 kJ

2. Entalpi pembentukan H2O(l)  adalah -285,8 kJ

 

H2 (g) + O2 (g)   →  H2O                         ∆Hf  = -285,8 kJ

3. Tuliskan persamaan termokimia pada keadaan standar berdasarkan data berikut:

  • Pembentukan 1,59 gram senyawa tembaga sulfat membebaskan kalor sebanyak 7,228 kj

Jawab :

  • Pembentukan 5,6 CO2 (STP) membebaskan kalor sebanyak 98,5 kj

Jawab :

4. Diketahui :

Jika 52 gram C2H2 dibakar sempurna sesuai dengan persamaan :

2 C2H2 (g) + 5 O2 (g)   →   4CO2 (g)  +   2H2O (l)

 

Akan dihasilkan kalor sebesar (Ar C = 12 , H= 1)

Jawab :

2 C2H2 (g) + 5 O2 (g)   →   4CO2 (g)  +   2H2O (l)

b. Entalpi penguraian standar (∆Hd = standard Enthalpy of Decomposition)

Entalpi  penguraian standar adalah perubahan entalpi pada penguraian 1 mol senyawa  menjadi  unsur unsur nya pada keadaan standar (suhu 25 C dan tekanan 1 atm ). Reaksi penguraian merupakan kebalikan dari reaksi pembentukan jika perubahan entalpi pembentukan negative , maka perubahan entalpi penguraian standar untuk zat yang sama adalah positif dan sebaliknya.

Baca Juga :Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Laju Reaksi Beserta Penjelasannya

Contoh :

  1. Entalpi penguraian gas NO adalah – 90,4 kJ/mol.

NO (g)    →     N2  (g) + O2 (g)          ∆Hd =– 90,4 kJ

      2. Entalpi penguraian gas H2O adalah + 285,8 kJ/mol.

 H2O (l) →    H2 (g) + O2 (g)            ∆Hd  = -285,8 kJ

      3. Diketahui reaksi termokimia berikut :

H2 (g) + Cl2 (g) → 2 HCl (g)

Untuk menguraikan 11,2 L gas HCl pada keadaan standar diperlukan kalor sebanyak

Jawab :

c. Entalpi pembakaran standar (∆Hc =standard Enthalpy of combustion)

Entalpi pembakaran standar  adalah perubahan entalpi pada pembakaran sempurna 1 mol unsur atau  senyawa dalam keadaan standar. Pembakaran didefinisikan sebagai reaksi kimia yang didalamnya suatu zat bereaksi dengan oksigen (O2) yang menghasilkan kalor dan zat hasil reaksi tertentu . besarnya perubahan entalpi pembakaran standar tersebut sama dengan kalor yang diepaskan oleh zat ketika dibakar

Contoh :

  1. Entalpi pembakaran gas CH4 adalah = – 802 kJ/mol.

      2.Tuliskan persamaan termokimia untuk reaksi reaksi berikut

Pada pembakaran 4,4 gram propane dilepaskan kalor sebesar 223 kj

Pada pembakaran 67,2 gram gas metana dilepaskan kalor sebesar 2671 kj

Baca Juga : Laju Reaksi :Persamaan Laju Reaksi Dan Orde Reaksi Kimia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *