Keunikan Pada Logam Alkali

Hallo adik adik kimia , salam kimia! . Dipostingan kali ini kang Ayub akan membahas suatu topik yang cukup menarik , yaitu mengenai Keunikan Pada Logam Alkali. Nah bukan hanya manusia saja yang unik dengan kelebihihannya  , unsur juga punya yang menarik loh , adik adik makin penasaran ya ? ayo kita lanjut aja kematerinya !

Logam Alkali

Logam alkali merupakan logam yang sangat reaktif. Dalam sistem periodi, unsur – unsur logam alkali terdapat pada golongan IA , dengan anggotanya adalah litium (Li), natrium (Na),  kalium (K) , rubidium (Rb), sesium (Cs) dan Fransium (Fr). “alkali berasal dari bahasa arab yang berarti permukaan basa. Logam Li , Na, K berwarna Putih mengkilap, sedangkan Cs berwarna Kuning keemasan. Semua logam alkali merupakan logam lunak ( mudah diiris dengan pisau ) dan mempunyai daya hantar panas yang baik. Oleh karena kereaktifannya, logam alkali di alam berada sebagai senyawa dengan bilangan oksidasi +1.

Unsur logam alkali tidak terdapat bebas di alam melainkan dalam bentuk senyawa.Hal itu karena unsur logam alkali sangat reaktif.Disebut dengan logam alkali karena dapat membentuk basa kuat. Berikut ialah konfigurasi electron logam-logam yang berada pada golongan alkali :

3    litium     2, 1    [He]2s1
11    natrium  2, 8, 1    [Ne]3s1
19    kalium     2, 8, 8, 1    [Ar]4s1
37    rubidium  2, 8, 18, 8, 1    [Kr]5s1
55    caesium     2, 8, 18, 18, 8, 1    [Xe]6s1
87    fransium     2, 8, 18, 32, 18, 8, 1    [Rn]7s1
Semua logam alkali berwarna agak putih dan mengkilap seperti perak. Seperti logam pada umumnya , logam alkali memiliki daya hantar listrik maupun panas yang tinggi , namun logam – logam itu lunak dan secara umum semakin lunak dari atas ke bawah dalam golongan tersebut . litium dapat diiris dengan pisau , sedang natrium dapat diremas / dilumatkan seperti mentega.

Secara umum, sifat-sifat unsur-unsur logam alkali adalah sebagai berikut :

  1. Logam alkali lunak dibandingkan dengan logam-logam lain
  2. Logam alkali titik lebur dan titik yang relatif rendah. Dari litium ke sesium titik didihnya semakin rendah.
  3. Logam alkali berwarna putih
  4. Logam alkali sangat reaktif dan tidak pernah ditemukan dialam dalam bentuk unsur-unsur bebas.
  5. Logam alkali merupakan reduktor yang kuat, yaitu logam alkali dapat memberikan sebuah electron dengan mudah dan bereaksi hebat dengan air untuk membentuk gas hidrogen dan hidroksidsa-hidroksida, basa kuat.
  6. Energ ionisasi logam alkali relatif rendah. Dari litium ke sesium, energi ionisasi semakin rendah. Hal ini disebabkan semakin besar jari-jari atomnya.
  7. Perbedaan energy ionisasi pertama dan energy ionisasi kedua logam alkali sangat besar. Hal ini menunjukkan bahwa dalam senyawanya, logam alkali sangat stabil.
  8. Logam alkali merupakan unsur-unsur yang ringan. Berdasarkan massa jenisnya, litium, natrium, dan kalium terapung di air.
  9. Potensial elektroda logam alkali negatif .hal ini menunjukkan bahwa logam alkali merupakan reduktor yang kuat.

Baca juga: 

Warna Nyala

Di dalam laboraturium kita dapat melakukan uji reaksi nyala sebagai berikut. Misalnya yang akan diamati adalah warna nyala dari logam alkali natriun (Na). ambil senyawa natrium klorida padat dengan menggunakan kawat nikrom yang sudah dibersihkan dengan larutan HCL pekat. Kemudian bakar kawat nikrom tersebut dalam nyala api Bunsen. Ternyata, warna yang tampak dari pembakaran senyawa garam natrium tersebut adalah kuning.

Dalam kehidupan sehari-hari warna nyala logam alkali dapat diihat pada lampu.Berbagai macam warna logam alkali yang didapatkan dari eksperimen yang telah dilakukan dapat dilihat pada Tabel.

No. Ion Logam Alkali Warna Nyala
1. Li+ Merah Tua
2. Na+ Kuning
3. K+ Ungu
4. Rb+ Merah Biru
5. Cs+ Biru

 

unsur Logam alkali mempunyai karakteristik warna nyala .jika unsur atau senyawa logam alkali dipanaskan , maka akan dihasilkan warna – warna teraang yang karakteristik untuk setiap logam alkali .

Hal ini dapatdipahami dari struktur atom sendiri , bahwa atom tersusun dari inti yang dikelilingi oleh elektron – elektron. Elektron – elektron tersebut berada pada tingkat – tingkat energi tertentu / diskrit. Apabila atom dipanaskan , atom dapat tereksitasi atau pindah ke tingkat energi yang lebih tinggi. Sewaktu pemanasan berhenti, elektron tersebut akan kembali ke tingkat energi awal disertai pancara cahaya dalam bentuk foton – foton atau paket – paket energi dengan frekuensi atau panjang gelombang tertentu yang mempunyai warna –  warna tertentu. ( energi foton, E = hf = hc/ ).

Perbedaan energi antara orbital s dan p kulit – valensi dari logam golongan 1 sesuai dengan perbedaan energi pada panjang gelombang tertentu dari cahaya tampak. Akibatnya , bila dipanaskan dalam nyala,senyawa golongan 1 menghasilkan warna-warna nyala yang khas terkonversi menjadi atom-atom gas. Misalnya , bila NaCl diuapkan dalam nyala , pasangan ion akan terkonversi menjadi atom – atom gas. Atom – atom Na(g) akan tereksitasi ke energi yang lebih tinggi , dan cahaya dengan panjang gelombang 589 nm ( kuning ) diemisikan ketika atom tereksitasi       ( Na*) kembali ke konfigurasi elektron keadaan dasar.

Na+Cl(g) Na­(g) + Cl(g)

Na(g)    Na*(g)

[Ne]3s1        [Ne]3p1

Na*(g)  Na(g) + hv ( 589 nm ; kuning )

Senyawa logam alkali digunakan dalam pertunjukkan piroteknik – kembang

Kegunaan

  1. Kegunaan Natrium (Na)
  • Natrium digunakan sebagai cairan pendingin pada reaktor nuklir, karena meleleh pada 98ºC dan mendidih pada 892ºC
  • Natrium digunakan untuk membuat senyawa natrium yang tidak dapat dibuat dari NaCl, seperti Na2O3 (natrium peroksida) dan NaCN (natrium sianida).
  • Natrium digunakan pada pengolahan logam-logam tertentu, seperti Li, K, dan Zn.
  • Uap natrium digunakan untuk lampu natrium yang berwarna kuning yang dapat menembus kabut.
  • Campuran Na dan K untuk termometer temperatur tinggi.
  • Natrium juga digunakan untuk foto sel dalam alat-alat elektronik.
  1. Kegunaan kalium (K)
  • Unsur kalium sangat penting bagi pertumbuhan.tumbuhan membutuhkan garam-garam kalium,tidak sebagai ion K+ sendiri,tetapi besama-sama dengan ion Ca+2 dalam perbandingan tertentu
  • Unsur kalium digunakan untuk pembuatan kalium seperoksida (KO2) yang dapat bereaksi dengan air membentuk oksigen.
  1. Litium digunakan pada baterai untuk alat pacu jantung,kalkulator,jam,kamera,dan lainnya
  2. Rubidium memiliki potensial ionisasi yang rendah dan digunakan pada sel fotolistrik seperti fotomultiplier, untuk mengubah energi cahaya menjadi energi listrik. Rb juga digunakan sebagai osilator untuk aplikasi seperti navigasi dan komunikasi di militer.
  3. Sesium digunakan pada sel fotolistrik. Jika terkena cahaya, Cs akaan melepas elektronnya yang akan tertarik menuju ke elektrode positif pada sel dan menyebabkan timbulnya arus listrik.

Gimana adik adik sudah makin tau kan mengenai logam kimia , semoga ilmunya bermanfaaat ya , selanjut nya kita akan membahas mengenai logam Alkali Tanah , update terus ya tentang info info serta materi yang menarik di blog Jempol Kimia ini. Salam Kimia!

Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *