Sifat Sifat Sistem Unsur Periodik (SPU)

Hai adik adiik jempol kimia , dipostingan ini kang ayub akan membahas mengenai sifat sifat sistem periodic unsur ,pada postingan sebelumnya kang ayub sudah memposting perkembangan sistem periodic . pernahkah adik adik mengamati angka angka yang terdapat dalam table periodik ? adakah hubungannya dengan keteraturan sifat sifat unsur (jari jari atom , kelektronegatifan,energy ionisasi , afinitas elektron dan sifat logam dan non logam )dalam sistem periodik ? untuk mengetahuinya , mari kita masuk kematerinya .

  1. Jari jari atom

Jari jari atom merupakan jarak elektron terluar keinti atom dan menunjukkan ukuran suatu atom . jari jari atom sukar diukur sehingga pengukuran jari jari atom dilakukan dengan cara mengukur jarak inti antar dua atom yang berikatan sesamanya .

Jari jari atom semakin keatas cenderung semakin kecil . hal ini terjadi karena semakin keatas , kulit elektron semakin kecil . dalam suatu periode , semakin kekanan jari jari atom cenderung semakin kecil . hal ini terjadi karena semakin kekanan jumlah proton dan jumlah elektron semakin banyak . sedangkan jumlah kulit terluar yang terisi elektron tetap sama sehingga tarikan inti terhadap elektron terluar semakin kuat .

Baca juga :

  1. Keelektronegatifan

Keelektronegatifan adalah besaran tendensi (kecendrungan) sesuatu atom untuk menarik elektron . harga ke elektronegatifan besifat relatif (berupa harga perbandingan suatu atom terhadap atom yang lain). Salah satu definisi keelektronegatifan adalah definisi pauling yang menghasilkan skala kuantitatif .

Dalam satu golongan , harga keelektronegatifan dari bawah keatas semakin besar . dalam suatu periode dari kiri kekanan harga keelektronegatifan semakin besar .

Harga keelektronegatifan penting untuk menentukan bilangan oksidasi (biloks)unsur dalam suatu senyawa . jika harga keelektronegatifan besar , berarti unsur yang yang bersangkutan cenderung menerima elektron dan membentuk bilangan oksidasi negatif . jika harga keelektronegatifan kecil , unsur cenderung melepaskan elektron dan membentuk bilangan oksidasi positif . jumlah atom yang diikat bergantung pada elektron valensinya .

  1. Energy ionisasi

energi ionisasi adalaha nilai energi minimum yang diperlukan atom netral dalam wujud gas untuk melepas sebuah elektron paling luar (yang terikat paling lemah)membentuk ion positif . pelepasan elektron kedua (dari ion positif satu) disebut energi ionisasi kedua . pelepasan elektron ketiga disebut energi ionisasi ketiga dan seterusnya . tahapan pelepasan elektron tersebut dapat dilihat dibawah ini :

M(g) → M+  (g) + e-   Ei-1

M(g) → M+2  (g) + e-   Ei-2 … dan seterusnya

Harga energi ionisasi oleh jari jari atom dan jumlah elektron valensi atau muatan inti . semakin kecil jari jari atom , harga energi ionisasi akan semakin besar . semakin besar muatan inti , energi  ionisasi cendrung akan semakin besar .

Unsur unsur segolongan dari atas kebawah energi ionisasi nya makin kecil . unsur unsur seperiode dari kiri kekanan , energi ionisasi nya semakin besar

  1. Afinitas elektron

Afinitas elektron adalah energi yang dibebaskan oleh suatu atom dalam wujud gas ketika menerima sebuah elektron  untuk membentuk ion negatif .

 

Afinitas elektron unsur unsur seperiode dari kiri  kekanan makin negative (makin mudah menangkap elektron ). Afinitas elektron unsur unsur segolongan dari atas ke bawah makin positif (makin sukar menangkap elektron )

  1. Logam dan non logam

Sifat logam dan non logam dipengaruhi elektron valensi . sifat logam berhubungan dengan kemampuan suatu atom melepas elektron atau menjadi bermuatan positif . adapun sifat nonlogam berhubungan dengan kecendrungan suatu atom untuk menerima elektron atau menjadi bermuatan negatif .

sistem periodik

Dalam sistem periodik , dari bawah keatas dan dari kiri kekanan , sifat logam unsur semakin berkurang dan sifat non logam semakin bertambah . natrium , magnesium , besi,  tembaga , seng , alumunium , perak dan emas termasuk unsur unsur logam . adapun arang (karbon) , iodium , hydrogen , dan oksigen termasuk unsur unsur non logam .

Kelompok unsur logam dan non logam dapat dilihat dalam sistem periodik dengan batas garis tebal antara H dan Li ,B dan Al , Si dan Ge , serta As dan Sb dan seterus nya , berikut ini ditandai dengan garis putus putus .

 

Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *