air terdapat ikatan hidrogen yaitu gaya antar molekul

Ayo Kita Belajar GayaAntar Molekul Ikatan Hidrogen

Hallo adik adik kimia , salam kimia ! apakah adik adik masih semangat dalam belajar ?  nah dipostingan kali ini kang ayub buat materi yang cukup menarik loh , mengenai gaya antar molekul ikatan hidrogen . ikatan hidrogen itu apa sih sebenarnya ? lalu apa saja ya manfaat ikatan hidrogen itu untuk kehidupan ? nah adik adik makin penasaran ya ? , tanpa basa pahit lagi kita masuk saja kemateri nya !

1.Gaya elektrostatik

Ikatan hidrogen merupakan ikatan kimia yang terbentuk diantara molekul molekul yang mengandung atom hydrogen yang terikat pada suatu atom dengan elektronegativitas yang kuat seperti , flour (F), oksigen (O) , dan nitrogen (N).

Adik adik telah mempelajari senyawa yang bersifat polar terbentuk dari suatu molekul yang berikatan kovalen polar dikelas X . Ikatan kovalem polar itu terbentuk karena antara atom yang berikatan kovalen tersebut memiliki perbedaan keelektronegatifan . perbedaan menyebabkan pemisahan muatan pada kedua atom yang berikatan besar tingkatat pemisah muatan (polarisasi muatan) dinamakan momen dipol .

Momen dipol merupakan hasil perkalian antara nilai nilai muatan dan jarak antarmuatan . momen dipol berbanding lurus dengan nilai muatan , sedangkan nilai muatan itu bergantung pada perbedaan keelektronegatifan . oleh karena itu . pengertian momen dipol dapat disederhanakan menjadi perbedaan keelektronegatifan . akibat adanya perbedaan keelektronegatifan , pada molekul molekul senyawa polar terdapat kutub kutub yang bermuatan positif dan negative (dipol). Kutub positif suatu molekul akan menyebabkan terjadinya gaya elektrostatik pada kutub kutub negative molekul lain . contoh senyawa HCl , keelektronegatifan H = 2,1 dan Cl –  = 2,9 sehinga HCl memiliki perbedaan keelektronegatifan yang besar . perbedaan tersebut menyebabkan terbentuknya kutub positif pada atom H dan kutub negative pada atom Cl . adanya dipol pada molekul tersebut menimbulkan gaya elektrostatik diantara molekul molekulnya

Gaya elektrostatik antar molekul senyawa polar menyebabkan suatu senyawa polar dapat bercampur dengan senyawa polar lainnya . gaya elektrostatik antar molekul antar molekul inilah yang mendasari pembentukan ikatan hydrogen dan gaya tarik antar dipol . gaya elektrostatik ini pula yang menyebabkan air yang bersifat polar dapat melarutkan senyawa senyawa polar yang lain , seperti HCl , HF, dan alcohol .

2. Pengaruh ikatan hydrogen terhadap titik didih

ikatan hydrogen terbentuk pada senyawa yang memiliki gaya elektrostatik antarmolekul yang sangat besar . gaya elektrostatik yang sangat besar ini terjadi pada molekul yang sangat polar (memiliki perbedaan keelektronegatifan yang sangat besar).

Unsur dengan keelektronegatifan sebesar F , kedua O , ketiga N dan seterusnya . senyawa yang memiliki atom dengan perbedaan keelektronegatifan terbesar dengan atom hydrogen adalah HF . secara berurutan , senyawa senyawa yang memiliki perbedaan keelektronegatifan dengan H yang semakin menurun yaitu HF , H2O , NH3 , HCl , HBr , CH4 , H2S , dan PH3 . Ikatan hidrogen  berperan penting dalam mempengaruhi sifat – sifat senyawa. Simaklah pejelasan berikut ini Dalam kehidupan sehari hari kita menemukan air dalam wujud cair . padahal masa molekul air kecil (Mr=18 gram/mol ) dan diantara molekul molekul air tersebut terdapat gaya van der waals yang sangat lemah , maka secara teoritis pada suhu yang sangat rendah (sekitar -75 C),air akan berada dalam wujud gas . para ilmuwan meyakini bahwa , keberadaan air dalam bentuk cair pada suhu normal dibumi diakibatkan oleh adanya ikatan hydrogen diantara molekul molekul air tersebut .

Baca juga :

Ikatan ikatan hidrogen  diantara molekul molekul air mempengaruhi beberapa sifat air . gaya tarik menarik yang dihasilkan oleh ikatan ikatan hidrogen menjaga air dalam bentuk cair pada rentang suhu yang besar dan air mempunyai kalor uap yang besar . kalor uap tersebut adalah sejumlah energi yang diperlukan untuk mengubah air dan bentuk cair menjadi gas (uap air)

Ikatan hydrogen ini mempengaruhi titik didih satu senyawa . titik didih suatu senyawa dipengaruhi oleh dua factor yaitu massa molekul relatif dan gaya antarmolekul

a. Masa molekul relative (Mr)

Semakin besar Mr suatu senyawa , semakin tinggi titik didih nya . Hal ini terjadi karena proses pemisahan (perenggangan) antarmolekul sehingga perubahan wujud zat dari cair kegas memerlukan energy yang besar . adapun senyawa yang memiliki Mr kecil , titik didihnya cenderung rendah karena molekul tersebut mudah direnggangkan hingga loos menjadi molekul gas .

b. Gaya antarmolekul

Semakin kuat gaya antamolekul , titik didihnya juga semakin tinggi . perenggangan dan pemutusan gaya antar molekul diperlukan energy yang besar . jika gaya antarmolekul diperlukan energy yang besar . jika gaya antarmolekul lemah , titik didihnya juga rendah . akibatnya , dengan energy yang kecilpun , ikatannya dapat diputuskan dengan mudah .

3. Mekanisme terjadinya ikatan hidrogen

Gaya elektrostatik yang besar terjadi karena adanya perbedaan keelektronegatifan yang besar . demikian pula halnya dengan ikatan hydrogen . ikatan hydrogen terjadi akibat adanya gaya elektrostatik antarmolekul dengan beda keelektronegatifan yang besar .

Ikatan hydrogen terbentuk dari interaksi antarmolekul senyawa kovalen polar yang memiliki keelektronegatifan (momen dipol)yang besar antara hydrogen dan unsure yang berikatan dengan nya . ikatan hydrogen dapat juga terjadi pada senyawa senyawa yang memiliki gugus –NH2 , -COH , – COOH , atau –OH . Gugus gugus tersebut terdapat pada senyawa organic , seperti golongan amina (R-NH2) , aldehid  (R-COH), asam karboksilat (R-COOH), dan alcohol .

Contoh beberapa senyawa ikatan hydrogen HF, NH3 , H2O , CH2COOH .

 

selanjutnya gaya antarmolekul  gaya vanderwals dan gaya london

Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *