Hallo adik adik kimia, salam kimia ! Dipostingan kali ini Kang Ayub akan melanjutkan pembahasan mengenai pembakaran bahan Bakar Fosil , tanpa basa pahit lagi mari kita masuk kematerinya .

Pembakaran Bahan Bakar Fosil 2

   3. Pengubah Katalitik

Salah satu cara mengurangi bahan pencemar yang berasal dari asap kendaraan bemotor adalah memasangkan pengubah katalitik  pada knalpot kendaraan . pengubah katalitk berupa selinder dari baja tahan karat yang berisi suatu struktur terbentuk sarang lebah yang dilapisi katalis (biasanya platina). Pada separo again pertama dari pengubah katalitik , karbon monoksida bereaksi dengan nitrogen monoksida membentuk karbon dioksida dan gas nitrogen

Pada bagian berikutnya , hidrokarbon dan karbon monokisda (jika masih ada)dioksida membentuk karbon dioksida dan uap air .

Timbel dapat meracuni katalis dalam pengubah katalitik . oleh karena itu , pengubah katalitik hanya dapat berfungsi jika kendaraan menggunakan bensin tanpa timbel .

4. Efek Rumah Kaca (Greenhouse Effect)

a. pengertian

kaca bersifat transparan terhadap sinar ultraviolet dan sinar tampak (gelombang pendek), tetapi tidak untuk radiasi infra merah (gelombang panjang ). Sifat ini mendasari penggunaan kaca dalam pembuatan rumah kaca(greenhouse) .coba adik adik bayangkan suatu hari yang cerah dab sebuah rumah kaca . cahaya matahari dapat menembus atap atap kaca dan menghangatkan tanaman dan apa saja yang terdapat didalam rumah kaca . tanaman dan material lain yang telah mengalami pemanasan tersebut akan memancarkan radiasi infaramerah (gelombang panas) . akan tetapi , gelombang panas itu akan diserap oleh kaca dan meradiasikannya kembali kedalam rumah kaca . akibat yang terjadi adalah peningkatan suhu didalam rumah kaca.

Hal yang serupa terjadi terhadap bumi . berbagai gas dala atmosfir , seperti karbon dioksida (CO2),uap air , metana (CH4) dan senyawa keluarga CFC . berlaku seperti kaca yang melewatkan sinar tampak dan ultraviolet tetapi menahan radiasi inframerah . oleh karena itu , sebagian besar dari sinar matahari dapat mencapai permukaan bumi dan menghangatkan atmosfer dan permukaan bumi . sementara itu ,bumi akan meradiasikan energi terutama dalam gelombang inframerah .

Baca juga :

b. Gas Gas Rumah Kaca (GRK)

Gas yang berperan dalam efek rumah kaca disebut gas rumah kaca . gas rumah kaca yang utama , yaitu karbondioksida , uap air , metana dan keluarga CFC .

  • Karbon dioksida

Gas karbondioksida merupakan gas rumah kaca yang paling penting karena kelimpahannya diatmosfer paling banyak .

  • Uap Air

Kelimpahannya diudara udah cukup besar , tetapi kurang mendapat perthatian karena keberadaannya tidak terkait dengan aktivitas manusia.

  • Metana

Kelimpahannya jauh lebih sedikit dibandingkan dengan karbon dioksida dan uap air . akan tetapi , metana mempunyai efek rumah kaca yang lebih kuat dari pada karbondioksida permolekulnya. Metana terbentuk sebagai hasil penguraian sisa tumbuhan tumbuhan .

  • Keluarga kloroflourokarbon (CFC)

selain dapat merusak lapisan ozon , senyawa CFC juga merupakan gas rumah kaca.

    5. Hujan Asam

Air hujan biasanya sedikit besifat asam , dengan pH sekitar 5,7 . Hal itu terjadi karena air hujan tersebut melarutkan gas karbon dioksida (CO2) yang terdapat dalam udara , membentuk (H2CO3):

CO2 (g)+ H2O → H2CO3 (aq)

Air hujan dengan pH yang lebih rendah dari 5,7 disebut hujan asam .

a. Penyebab hujan asam

Polutan yang menyebabkan hujan asam adalah oksida belerang (SO2 dan SO3) dan nitrogen dioksida (NO2)oksida oksida tersebut larut dalam air membentuk asam :

SO2 (g)+ H2O (l) → H2SO4 (aq)

Asam sulfit

SO3 (g)+ H2O (l) → H2SO4 (aq)

Asam sulfat

NO2 (g)+ H2O (l) → HNO2 (aq) + HNO3

Asam nitrit      asam nitrat

Hujan asam biasanya turun dikota kota industry atau daerah sekitarnya . akan tetapi , mungkin saja terjadi didaerah yang berada beberapa kilometer dari daerah industry karena polutan tertiup angin .

b. Masalah yang ditimbulkan oleh hujan asam

Hujan asam menimbulkan berbagai masalah lingkungan , terutama terhadap tumbuhan , biota air dan bangunan .

  1. Kerusakan hutan

Hujan asam membawa akibat buruk pada tanaman . hujan asam membilas unsur hara penting seperti kalsium dan magnesium . hujan asam membuat tanah menjadi bersifat asam dan hal ini tidak baik bagi tumbuhan .pada saat yang sama , hujan asam membebaskan ion alumunium yang merupakan racun bagi tumbuhan . banyak hutan telah mengalami kerusakan akibat hujan asam . belerang dioksida (SO2). Dalam bentuk gas juga dapat mematikan daun tumbuhan.

  1. Kematian biota air

Air diberbagai sungai dan daun telah menjadi asam karena hujan asam . ikan dan tumbuhan air tidak dapat hidup dalam air yang bersifat asam . ion alumunium dapat mengganggu mekanisme insang ikan , sehingga ikan akan mejadi kekurangan oksigen . ribuan sungai dan danau dewasa ini tanpa kehidupan . keasaman air sungai dan danau tidak semata disebabkan hujan asam , tetapi juga karena mendapat air buangan yang bersifat asam .

  1. Kerusakan bangunan

Hujan asam berakibat buruk terhadap bahan bangunan biasa , seperti batu kapur , marmer , dan beton . bahan bangunan tersebut , sedikit atau banyak , mengandung kalsium karbonat (CaCO3) kalsium karbonat larut dalam asam . reaksinya dengan asam nitrat berlangsung sebagai berikut :

CaCO3 (s)+ 2HNO3 (aq)→Ca(NO3)2 (aq) + H2O (l) + CO2 (g)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *