Hallo adik adik kimia , salam kimia ! Dipostingan kali ini Kang Ayub akan membahas materi mengenai Hidrokarbon Alkena Lengkap Dengan Tata Nama , dipostingan sebelumnya kang Ayub sudah membahas materi mengenai Pengenalan Tata Nama Hidrokarbon Alkana , nah bagi yang belum baca postingan sebelumnya silahkan dibaca ya , sebelum masuk materi ini karena sangat erat kaitannya . Tanpa basa pahit lagi mari kita kupas materinya !

Hidrokarbon tak jenuh adalah hidrokarbon yang mengandung jumlah atom yang mengandung jumlah atom hydrogen yang terikat pada atom karbonnya tidak maksimal . senyawa seperti ini memiliki ikatan rangkap karbon karbon . pada kondisi tertentu , penambahan molekul hydrogen menghasilkan senyawa hidrokarbon tak jenuh

Alkena

Alkena adalah hidrokarbon alifatik tak jenuh dengan satu ikatan rangkap –C=C−. senyawa yang mempunyai dua ikatan rangkap disebut alkadiena , yang mempunya tiga ikatan rangkap disebut alkatriena dan seterusnya . rumus bangun , rumus molekul serta nama dari lima suku terendah alkena dierikan pad−a tabel berikut ini .

Rumus Struktur Rumus Molekul Nama

C2H4

Etena

C3H6

Propena

C4H8

1-butena

 

 

2-butena

C4H8

2-metilpropena

Alkena yang paling sederhana adalah etena atau etilena , yang mempunyai rumus mampat CH2=CH2 .  etilena atau etana adalah gas berbau agak menyengat , yang diperoleh dari penghalusan minyak bumi dan sebagai mineral penting . dalam industri kimia . pada etana dan alkena yang lain , semua ikatan rangkap dua terletak pada bidang datar . ikatan rangkap ini terjadi dari hasil tumpangsuh (overlap) yang maksimal antara orbital 2p pada atom atom karbon membentuk ikatan π (phi).

Perputaran disekitar ikatan rangkap dua karbon karbon tidak terjadi tanpa pemecahan ikatan phi , karena memerlukan energy yang cukup besar yang dapat disetarakan dengan energy dalam reaksi kimia .

Baca juga :

     1. Rumus Umum Alkena

Berdasarkan rumus molekul etena , propena dan  butena C2H4 , C3H6 , C4H8 , dapat disimpulkan rumus umum alkena sebagai CnH2n . jika dibandingkan dengan rumus umum alkana CnH2n+2 . alkena mengikat lebih sedikit atom H . oleh karena itu , alkena disebut tidak jenuh . kekurangan atom H pada alkena ini terjadi karena pembentukan ikatan rangkap karbon karbon memerlukan 2 elektron lebih banyak dariada pembentukan ikatan tunggal .

  •  Tata nama Alkena
  1. Nama alkena diturunkan dari nama alkana yang sesuai (yang jumlah atom karbonnya sama) dengan mengganti akhiran ana menjadi ena .
  2. Rantai induk adalah rantai terpanjang yang mengandunng ikatan rangkap
  3. Penomoran dimulai dari salah satu ujung rantai induk sedemikian sehingga ikatan rangkap mendapat nomor kecil                                                                                              
  4. Posisi ikatan rangkap ditunjukkan dengan awalan angka , yaitu nomor atom karbon berikatan rangkap yang paling pinggir (nomor terkecil)                           
  5. Penulisan cabang cabang sama seperti alkana

     2. Keisomeran pada alkena

Keisomeran pada alkena dapat berupa keisomeran strukrur dan keisomeran ruang .

    A. Keisomeran Struktur

Keisomeran struktur pada alkena dapat terjadi karena perbedaan posisi ikatan rangkap atau karena perbedaan kerangka atom karbon . keisomeran mulai ditemukan pada butena yang mempunyai tiga isomer struktur sebagai berikut.

    B. Keisomeran geometris

Keisomeran ruang pada alkena tergolong keisomeran geometris yaitu keisomeran karena perbedaan penempatan gugus –gugus disektiar ikatan rangkap . contohnya adalah keisomeran 2-butena . dikenal 2 jenis 2-butena , yaitu cis-2-butena (t.d=4 ˚C)dan trans-2-butena (t.d= 1 ˚C) . keduanya mempunyai struktur yang sama tetapi berbeda konfigurasi (orientasi gugus gugus dalam ruang) . pada cis-2-butena . kedua gugus metal terletak pada sisi yang sama dari ikatan rangkap; sebaliknya pada trans-2-butena , kedua gugus metil itu bersebrangan .

Keisomeran geometris terjadi karena kekuatan ikatan rangkap . atom karbon yang berikatan rangkap tidak dapat berputar satu terhadap yang lainnya . oleh karena itu , posisi gugus gugus yang terikat pada atom karbon yang berikatan rangkap tidak dapat berubah tanpa memutuskan ikatan . jika gugus sejenis terletak pada sisi yang sama dari ikatan rangkap disebut bentuk cis , sebaliknya jika gugus yang sama terletak bersebrangan disebut bentuk trans.

Apakah semua alkena mempunyai keistimewaan geometris ? tidak semua senyawa yang berikatan karbon karbon rangkap (C=C)mempunyai keisomeran geometris . kedua atom yang berikatan rangkap itu masing masing harus mengikat dua gugus yang berbeda . sehingga jika gugus gugus yang yang terikat pada satu atom karbon dipertukarkan tempatnya , bentuk nya menjadi berbeda .

Contoh 1 :

Senyawa mempunyai keisomeran geometris . karena kedua atom karbon yang berikatan rangkap mengikuti gugus  gugus yang berbeda . jika gugus yang terikat pada atom karbonnomor 2 dipertukarkan tempat nya maka berubah bentuk dari cis menjadi trans

Contoh 2 :

Senyawa tidak mempunyai keisomeran geometris , karena atom karbon nomor (1) mengikat dua gugus yang sama (A) jika letak gugus gugus yang terikat pada atom C nomor (2) dipertukarkan maka bentuk yang dihasilkan sama saja.

3. Sumber Dan Kegunaan Alkena

Alkena dibuat dari alkana melalui pemanasan atau dengan bantuan katalisator , proses yang disebut juga perengkahan atau (cracking). Alkena khususnya suku suku rendah , adalah bahan baku industry yang sangat penting , misalnya untuk membuat plastic karet sintetik dan alcohol .

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *