Hallo adik adik kimia , salam kimia !di postingan ini Kang Ayub akan membahas materi mengenai Kandungan Zat Berbahaya Yang Menyebabkan Pencemaran Lingkungan Air, banyak kandugan zat yang berbahaya pada pencemaran lingkungan dapat berasal dari Limbah industri yang didalam nya terkandung logam logam berat , limbah rumah tangga seperti detergen dan lainnya . tanpa basa pahit lagi , langsung saja kta masuk kematerinya yuk !

Komponen-Komponen Pencemaran Air

Komponen-Komponen Pencemaran Air dapat diketahui sumber pencemar lingkungan komponen pencemar air dapat berupa :

a. Bahan Buangan Padat

Bahan buangan padat adalah limbah padat berupa butiran besar dan halus yang masuk kedalam air sebagian dari bahan buangan padat ini dapat melalui sebagian lagi membentuk koloid dan yang lain tidak menaruh di dalam air bahan buangan padat yang larut dapat menyebabkan konsentrasi bahan pencemar di dalam air semakin tinggi bahan buangan padat yang membentuk koloid dapat menyebabkan air menjadi keruh sehingga menghalangi masuknya sinar matahari kedalam air dan menghambat proses fotosintesis air sehingga mengurangi kelarutan oksigen dalam air sedangkan bahan buangan padat yang tidak larut dapat menyebabkan pengendapan di dasar air sehingga mengakibatkan pendangkalan aliran air pada sungai.  bahan buangan padat ini akan memengaruhi terhadap kehidupan organisme di dalam air.

b. Bahan Buangan Anorganik

Bahan buangan anorganik dapat berupa anion, kation, dan garam, biasanya berasal dari bahan buangan industri seperti industri logam, elekroplating, industri elektronika, dan industri kimia.Kehadiran ion-ion logam dalam air sangat memengaruhi kehidupan air karena banyak diantaranya sangat toksik seperti Pb, As, Hg, Cu, dan lain-lain.

c. Bahan Buangan Makanan

Bahan buangan makanan sebenarnya meupakan bahan buangan organik, dan terhadap bahan organik yang berasal dari makanan ini diberikan pengelompokan khusus karena  bahan buangan makanan pada umumnya akan memberikan bau busuk, terutama yang mengandung nitrogen dan sulfur yang berasal dari hasil degradasi senyawa protein dan asam amino oleh mikroorganisme. . Apabila bakteri patogen yang terdapat di dalam air dikonsumsi oleh manusia akan dapat mengakibatkan penyakit misalnya diare, tipus, disentri, dan lain-lain.

Baca juga :

d. Bahan Buangan Cair Berminyak

Bahan buangan cair berminyak sangat memengaruhi kehidupan air karena lapisan minyak di dalam airakan menghalangi masuknya oksigen ke dalam air, sehingga akan mengurangi kelarutan oksigen di dalam air. Lapisan minyak pada permukaan air juga akan menghalangi masuknya sinar matahari ke dalam air bagian dalam sehingga proses fotosintesis pada tumbuhan ai menjadi terhalang, dan sebagai akibatnya jumlah oksigen terlarut di dalam air tidak bertambah yang dapat memengaruhi daya tahan makhluk hidup di dalam air. Adanya lapisan minyak pada permukaan air juga dapat langsung memengaruhi kehidupan air seperti mengganggu kehidupan ikan, burung, organisme air lainnya.

e. Bahan Buangan Zat Kimia

bahan buangan zat kimia termasuk pencemar yang sangat  berbahaya dan potensial merusak lingkungan. Bahan buangan zat kimia dapat masuk ke dalam air secara langsung atau tidak langsung melalui mediasi.Beberapa senyawa kimia yang umum dikenal sebagai pencemar diantaranya adalah detergen, insektisida, zat warna kimia, senyawa organik, bahan sintesis, larutanpenyamak kulit, dan lain-lain.

     1. Insektisida

Insektisida sebagai bahan pemberantas hama masih banyak digunakan masyarakat khususnya di sektor pertanian. Apabila pemakaian insektisida berlebihan, maka akan mempunyai dampak lingkungan.

    2. Larutan Penyamak Kulit

Senyawa krom (Cr) merupakan bahan penyamak kulit yang banyak digunakan pada industri penyamakan kulit. Sisa larutan panyamak kulit akan dapat menambah jumlah ion logam pada air. Untuk itu maka industri penyamakan kulit seharusnya mempunyai instalasi pengolahan air limbah (IPAL) untuk mengolah sisa larutan penyamak kulit agar tidak merusak lingkungan khususnya pencemaran air.

    3. Zat Warna Kimia

Penggunaan zat warna cenderung meningkat sejalan dengan perkembangan industri menggunakan zat warna agar produknya mempunyai daya tarik yang lebih baik dibandingkan dengan warna aslinya.Pada dasarnya semua zat warna adalah racun bagi kesehatan tubuh manusia

A. Klasifikasi Zat Kimia Sebagai Bahan Pencemaran Air

Pembahasan terhadap pencemaran air sangat luas, terutama yang menyangkut pencemaran air yang disebabkan oleh kehadiran zat-zat kimia di dalam air. Zat-zat kimia pencemar air dapat berupa logam , organometalik, polutan anorganik, asbestos, nutrien alga, radionuklida, asam, basa, garam, limbah buangan, polutan organi, pestisida, minyak, detergen, sedimen, dan lain sebagainya

Klasifikasi polutan Target dan pengaruhnya
Unsur logam (trace) Kesehatan manusia, biota air
Organometalik Logam untuk bahan transportasi
Polutan anorganik Keracunan (toksisitas), biota air
Asbestos Kesehatan manusia
Nutrien alga Eutrifikasi
Radionuklida Keracunan (toksisitas)
Asam,basa, garam Kualitas air, kadar oksigen
Limbah buangan Kualitas air, kadar oksigen
BOD Kualitas air, kadar oksigen
Polutan organic Keracunan
Pestisida Keracunan, kehidupan dan biota air
Kimia karsinogenik Penyakit kanker
Limbah minyak Kehidupan air
Patogen Kesehatan
Detergen Eutrifikasi, kehidupan air
Sedimen Kualitas air, biota air, dan lain-lain

B. Pencemaran Air Disebabkan Unsur Logam

Disebut sebagai unsur logam trace pencemar air karena kehadirannya di dalam sistem (air) sangat sedikit, yaitu dalam skala ppm atau bahkan ppb, akantetapi memberikan dampak sangat besar (toksik) terhadap makhluk hidup. Keberadaan pencemar unsur logam trace dapat mencemari air dan pengaruhnya terhadap kesehatan manusia. Beberapa di antara unsur trace ini masih tergolong nutrien yang sangat dibutuhkan untuk kehidupan tumbuhan dan hewan, sedangkan sebagian lagi sudah tergolong sebagai logam berat beracun. Kehadiran unsur logam trace ini dalam air melebihi ambang batas akan menyebabkan polusi pada air yang dapat memberikan pengaruh terhadap kehidupan. Jenis unsur  logam trace, sumber utama dan pengaruhnya terhadap kehidupan dirangkum pada tabel berikut:

Unsur Sumber Pengaruhnya terhadap kehidupan Ambang Batas(mg/L)
Ag Buangan industri, tambang, elektroplating, proses film Bercak pada kulit, berbahaya pada mata 0,05
As Penambangan, pestisida dan buangan kimia Beracun, menyebabkan kanker (karsinogenik) 0,05
B Batubara Beracun untuk beberapa jenis tanaman 1,0
Be Batubara, pembangkit nuklir Toksisitas akut, karsinogenik _
Cd Buangan tambang, plating logam Mengakibatkan darah tinggi, kerusakan ginjal dan sel darah merah karena menggantikan Zn secara biokimia, beracun terhadapkehidupan air 0,01
Cr Aditif pada tower pendingin air, plating logam Diduga sebagai karsinogenik 0,0
Cu Buangan tambang, plating logam, limbah rumah tangga Beracun terhadap tumbuhan dan alga pada konsentrasi tertentu 1,0
Fe Perkaratan logam, buangan industri Sebagai nutrien, komponen Hb, tidak beracun, merusak peralatan logam 0,05
Hg Buangan industri, tambang, pestisida, batubara Beracun akut dan kronik _
Mn Buangan industri, tambang Relatif tidak beracun pada tanaman 0,05
Mo Buangan industri, aditif pada tower pendingin air Beracun pada tanaman dan hewan _
Pb Industri, tambang, barubara, bahan bakar minyak Beracun, mngakibatkan anemia, penyakt ginjal, sistem saraf 0,05
Se Batubara, sumber belerang Berguna pada konsentrasi rendah dan beracun pada konsentrasi tinggi, mengakibatkan kebutaan dan kanker 0,01
Zn Buangan industri, tambang, elektroplating Unsur penting dalam reaksi enzim, dan pada konsentrasi tinggi berbahaya pada tanaman. 50

Unsur logam pencemar pada umumnya berasal dari buangan industri, limbah tambang dan senyawa aditif yang ditambahkan ke dalam beberapa produk.Pada umumnya logam pencemar jenis ini sudah sangat berbahaya terhadap kesehatan dalam konsentrasi sangat kecil, bahkan sudah tergolong sebagai senyawa pemicu penyakit kanker (karsinogenik). Kehadian polutan jenis logam trace ini harus diwaspadai karena kebanyakan bahaya yang ditimbulkannya baru diketahui setelah dalam jangka waktu relatif lama.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *