Terbatasnya Sumber Penyediaan Air Minum Yang Bersih Dan Sehat

Hallo adik adik kimia , salam kimia , Dipostingan Kali ini Kang Ayub akan membahas materi mengenai Terbatasnya Sumber  Penyediaan Air Minum Yang Bersih Dan Sehat ,yuk langsung saja kita masuk kematerinya !

Kualitas Air Minum

Air minum adalah air yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum, syarat kesehatan yan dimaksud adalah mikrobiologi, kimia fisika dan radioaktif. Air minum merupakan kebutuhan dasar manusia. Di setiap tubuh manusiadewasa rata-rataterdapat air 65% atau kurang lebih47 liter. Adapun jumlah air yang diperlukan setiap hari yang berasaldari air minum kira-kira 1,5 liter dankebutuhan air minum ini mutlak harus terpenuhi agar semua proses fisiologisdi dalam tubuh seseorang berjalan dengannormal dan baik. Semakin banyak jumlah penduduk, semakin bertambah banyak pemanfaatan sumber air untuk memenuhi kebutuhan hidup pokok minum, memasak, mandi dan mencuci, maupun untuk kegiatan sehari-hari yang terkait dengan pemenuhan kebutuhan rumah tangga dan industri. Sementaraitu, beban pengotoran air saat ini bertambahcepat sehingga kualitas air mengalami penurunan yang berpotensimenimbulkan gangguan kesehatanpenggunanya.Oleh sebab itu, pengelolaansumber daya air minum darisumber air sangat penting dilakukanuntuk pencegahan water born diseas.

Kebutuhan masyarakat akan air minum yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk, tidak diimbangi dengan ketersediaan air bersih yang ada. Salah satu penyebabnya adalah pencemaran air tanah yang semakin parah hingga saat ini.

Pengolahan air minum dan pengolahan limbah cair sangat perlu dilakukan untuk menjamin kelestarian air untuk kehidupan manusia. Agar air layak untuk dikonsumsi sebagai air minum maka air yang berasal dari berbagai jenis bahan baku sumber air dapat dilakukan secara sederhana atau melalui proses yang kompleks, baik mengunakan teknologi sederhana atau dengan melibatkan teknologi pengolahan air yang sudah modren. Secara umum, pengolahan air dapat digolongkan menjadi tiga bagian, yaitu 1) pengolahan untuk keperluan domestik, misalnya air konsumsi rumah tangga, 2) pengolahan untuk keperluan khusus industri, dan 3) pengolahan air untuk layak dibuang kembali ke dalam lingkungan.

Tingkat kesulitan pengolahan air untuk konsumsi domestik adalah ditentukan oleh jenis sumber air bahan baku yang diolah. Tingkat pengolahan dan derajat kemurnian air juga sangat ditentukan oleh sumber baku air keperluan penggunanya. Misalnya air untuk keperluan domestik harus didesinfektasi untuk menghilangkan mikroorganisme penyebab penyakit, dan menghilangkan kesadahan air yang akan dipergunakan untuk keperluan industri, misalnya untuk pendingin mesin-mesin industri, maka kesadahan air harus dihilangkan serendah mungkin untuk menghindari terjadinya pengendapan di dalam mesin, dan kehadiran bakteri dan mikroorganisme di dalam air untuk keperluan industri tentu saja tidak menjadi masalah.

Air limbah yang akan dikembalikan ke dalam air sungai juga harus terlebih dahulu melalui proses pengolahan air limbah. Pengolahan air limbah harus dilakukan secara ketat agar yakin bahwa semua senyawa pencemar yang membahayakan lingkungan dapat dihilangkan  dan tidak mencemari lingkungan.

Baca juga :

Penyediaan air minum dan air untuk keperluan domestik menjadi tantangan serius karena umat manusia membutuhkan air minum yang bersih dan layak konsumsi. Pertumbuhan  jumlah penduduk yang sangat besar pada abad ke-21 ini membutuhkan sumber air bersih ynag sangat besar untuk keperluan rumah tangga dan industri sehingga diperlukan usaha yang besar untuk penyediaan air layak konsumsi dalam jumlah ynag sangat besar. Bila usaha penyediaan air bersih gagal maka diperkirakan akan terjadi krsisis air yang akan berdampak buruk terhadap kesehatan masyrakat dan lingkungan. Kenyataan menunjukkan bahwa sumber air bersih dan sehat saat ini sudah terbatas karena bahan baku air yang tesedia sudah cendrung terkontaminasi, bahkan sumber air untuk keperluan pertanian saja diperkirakan banyak yang kurang layak lagi. Krisis air cendrung tidak seimbang antara kebutuhan air dengan ketersediaan air di dalam lingkungan dan akhirnya akan memberikan dampak negatif terhadap ekosistem.

Setiap umat manusia perlu menyadari bahwa terjadinya krisis air bukan disebabkan keterbatasan ketersediaan air di dalam lingkungan, akan tetapi disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dalam mengelola air di lingkungan, sehingga suatu waktu (kemungkinan tidak lama lagi) situasi krisis air bersih ini akan dapat mengakibatkan umat manusia menderita. Agar krisis kekurangan air bersih ini dapat dihindari maka pengelolaan terhadap sumber air bersih harus dilakukan saat ini juga sehingga penanganan air harus menjadi perhatian setiap orang.

Kenyataannya ketersediaan air di bumi sangat melimpah karena bumi ini dikelilingi oleh air. Walaupun hamper 70% permukaan bumi terdiri atas air, akan tetapi kebanyakan air yang terkandung di bumi adalah sebagai air laut. Ketersediaan air tawar di bumi dalam jumlah terbatas, sedangkan kebutuhan terhadap air tawas sangat besar, sehingga di beberapa tempat air tawar sudah sangat sulit disediakan dan bahkan sumber air tawar tidak dapat dipertahankan. Beberapa sumber air tawar yang tersedia diantaranya adalah: 1) Air tanah, 2) air dari hasil presipitasi air hujan, salju dan lain-lain 3) air permukaan seeperti air sungai, glasier, dan mata air 4) air yang berasal dari sumber biologi seperti tanaman dan 5) air yang berasal dari air laut yang diolah melalui proses desalinisasi. Air tawar yang tersedia tersebut agak layak untuk menjadi air minum maka harus terlebih dahulu diolah untuk menjadikannya memenuhi syarat air minum.

Pengolahan air minum dapat dilakukan melalui proses pengolahan menggunakan teknologi tinggi, tergnatung pdaa tingkat kualitas air yang dibutuhkan. Akan tetapi, dibanyak Negara, pengolahan air untuk konsumsi rumah tangga dilakukan melalui proses pengolahan sederhana, yang disebut sebagai pengolahan air minum. Pengolahan tambahan dapat dilakukan untuk menghasilkan air bersih yang sudah layak untuk dikonsumsi.

 

Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *