bagian

Dipostingan ini kang Ayub akan membahas materi Bagian Bagian Dari Lapisan Atmosfer Bumi , materi ini sangat berkaitan erat dengan sebelumnya yaitu  Adakah Kaitannya Warna Langit Bewarna Biru Dengan Atmosfer ? , bagi adik adik yang belum baca materi sebelumnya , silahakan dibaca dulu ya ! .

Bagian-Bagian Atmosfer

            Untuk mengerti proses kimia di atmosfer maka perlu diketahui tentang sifat fisika  atmosfer bumi. Atmosfer bumi dibagi menjadi bagian-bagian wilayah (daerah) yang disebut sebagai Wilayah Atmosfer Bawah (kira-kira ke atas sampai 50 km) dan Wilayah Atmosfer Atas (lebih dari 50 km ke atas.) seiring dengan perkembagan dan kemajuan teknologi angkasa luar maka diperkirakan pada saat ini hampir semua bagian atmosfer sudah dijelajah dan di pelajari oleh manusia. Organisme yang terdapat pada wilayah atmosfer atas sangat berbeda dengan organisme yang terdapat pada yang terdapat pada wilayah atmosfer bawah. Karena komposisi wilayah atmosfer bawah relatif homogen maka atmosfer bawah terdiri atas lapisan homosfer dan lapisan heterosfer. Komposisi udara pada lapisan bawah atmosfir di ketinggian 25 km diperlihatkan pada table 5.2. seluruh gas yang terdapat di dalam table seperti nitrogen, oksigen, uap air, karbon dioksida, metana, oksida nitrogen , dan ozon semuanya penting sebagai “selimut” untuk menjaga kesehatan biosfer bumi. Perubahan komposisi gas di dalam atmosfer dapat mengakibatkan perubahan lingkungan yang  mengakibatkan perubahan iklim.

Baca juga :

Lapisan Homosfer Dan Lapisan Heterosfer

Lapisan homosfer, yaitu lapisan atmosfer yang mempunyai komposisi udara dengan variasi sedikit. Lapisan homosfer berbeda diantara permukaan bumi dengan heterosfer. Pada lapisan ini gas tercampur secara homogen (seragam) walupun pada permukaan ini terjadi pengurangan densitas berdasarkan ketinggian. Pengecualian hanya terdapat pada lapisan ozon pada ketinggian 19-50 km, yaitu adanya variasi uap air, karbon dioksida dan polusi udara. Sedangkan lapisan heterosfer,  yaitu lapisan atmosfer yang mempunyai komposisi udara dengan variasi tinggi. Heterosfer adalah bagian terluar atmosfer di mana gas terdistribusi pada lapisan-lapisan sesuai dengan berat molekulnya berasarkan gravitasi. Pada ketinggian 80 km, unsur paling ringan seperti hidrogen dan helium terdapat pada batas luar atmosfer, sedangkan unsur paling berat seperti nitrogen dan oksigen terdapat pada bagian lapisan dasar atmosfer.

Gas Penyusun Udara Kering dalam jumlah sangat kecil pada lapisan atmosfer bawah (% volume)
Senyawa Kadar (% v/v) Sumber utama Proses menghilangkan
CH4 1,6 x 10-4 Biogenik dari sumber biologi Fotokimia
CO ~1,2 x 10-5 Fotokimia, antrofogenik dari aktivitas manusia Fotokimia
N2O 3 x 10-5 Biogenik Fotokimia
NOX berupa NO dan NO2 1×10-10-x 10-6 Fotokimia, halilintar, antrofogenik Fotokimia
HNO2 1 x 10-9 – 1 x 10-7 Fotokimia Melalui presipitasi
NH3 1 x 108 – 1 x 10-7 Biogenik Fotokimia, melalui presipitasi
H2 5 x 10-5 Biogenik, fotokimia Fotokimia
H2O2 1 x 10-8 – 1 x 10-6 Fotokimia Melalui presipitasi
HO (radikal bebas) 1 x 10-13 – 1 x 10-10 Fotokimia Fotokimia
HO2 radikal bebas 1 x 10-11 – 1 x 10-9 Fotokimia Fotokimia
H2CO 1 x 10-8 – 1 x 10-7 Fotokimia Fotokimia
CS2 dari organisme 1 x 10-9 – 1 x 10-8 Antrofogenik, Biogenik Fotokimia
OCS 1 x 10-8 Antrofogenik,Biogenik, Fotokimia Fotokimia
SO2 ~2 x 10-8 Antrofogenik, Fotokimia, letusan gunung berapi Fotokimia
I2 Sangat sedikit
CCL2F2 (feron) 2,8 x 10-5 Antrofogenik Fotokimia
H3CCCl3 (metil kloroform ~1 x 10-8 Antrofogenik Fotokimia
 Komposisi Rata-Rata Atmosfer Sampai Pada Ketinggian 25 km
Nama gas Volume Nama gas Volume (%)
Nitrogen 78,08% Helium 0,0018%
Oksigen 78,08% Metana 0,0005%
Air 20,95% Hidrogen 0,00017%
Argon 0 to 4% Oksida nitrogen 0,00005%
Karbon dioksida 0,93% Ozon 0,00003%
Neon 0,0360%

Wilayah atmosfer sering juga diklasifikasikan berdasarkan variasi temperatur berdasarkan ketinggian, yaitu wilayah trofosfer, stratosfer, mesosfer, dan termosfer seperti diperlihatkan pada gambar 5.1. karakteristik wilayah atmosfer berdasarkan variasi temperatur di rangkum pada table 5.3. Lapisan terfosfer  adalah lapisan pada ketinggian 0 sampai (10-16) km dan temperatur 15 oC sampai -56 oC. Pada lapisan ini terjadi perubahan iklim dan cuaca karena pada daerah ini terjadi perubahan yang drastis pada komposisi udara. Tekanan udara pada bagian atmosfer atas hanya 10% diatas permukaan laut (0,1 atm). Pada lapisan ini terdapat berbagai jenis gas seperti nitrogen, oksigen, karbon dioksida, dan air dengan komposisi yang bervariasi. Pada wilayah antara trofosfer dan stratosfer terdapat lapisan tipis yang berfungsi sebagai buffer disebut sebagai lapisan tropopause. Lapisan ini berperan penting untuk menyangga bumi dari berbagai pengaruh atmosfer yang disebabkan oleh perubahan suhu yang drastis yang dapat memengaruhi kehidupan organisme.

wilayah Atmosfer Berdasarkan Karakteristiknya
Daerah

(wilayah)

Temperatur (oC) Ketinggian (km) Senyawa kimia yang mendominasi
Trofosfer 15 sampai -56 0 sampai (10-16) N2,O2,CO2,H2O
Stratosfer -56 sampai -2 (10-16) sampai 50 O3
Mesosfer -2 sampai -92 50 sampai 85 O2+, NO+
Termosfer -92 sampai 1200 85 sampai 500 O2+, O+, NO+

Di atas lapisan trofosfer terdapat lapisan stratosfer dimana pada lapisan ini aliran udaranya umumnya horizontal. Lapisan stratosfer adalah lapisan pada ketinggian (10-16) sampai 50 km dan temperatur -56oC sampai -2oC, di mana pada lapisan ini terdapat lapisan tipis sebagai lapisan ozon karena pada bagian atas stratosfer terdapat ozon dalam konsentrasi yang tinggi yang di hasilkan dari a oksigen. Lapisan ini berfungsi sebagai pengabsorbsi sinar ultraviolet dari sinar matahari, sehingga disebut juga sebagai lapisan pelindung. Kekhawatiran akan kehadiran senyawa fluorokarbon yang dihasilkan oleh manusia dan di buang ke atmosfer akan dapat merusak lapisan ozon, dan apabila lapisan ozon berkurang maka filter untuk radiasi ultraviolet tidak terkontrol, dan sebagai akibatnya akan mempengaruhi kehidupan di atas bumi.

            Pada bagian atas stratosfer terdapat lapisan mesosfer pada ketinggian 50 sampai 85 km, dan temperatur -2 sampai -92 oC sampai -56 oC. Diatas lapisan stratosfer terdapat lapisan ionosfer atau sering disebut juga sebagai lapisan termosfer karena pada lapisan ini banyak atom yang mengalami ionisasi sehingga senyawa kimia dan unsur di temukan dalam bentuk ion atau radikal seperti O2+ dan NO+. Lapisan ionosfer sangat tipis akan tetapi pada lapisan ini terjadi proses absorbsi energetik foton dari sinar matahari dan memantulkannya dalam bentuk gelombang radio sehingga memungkinkan terjadinya komunikasi radio dalam jarak jauh. Struktur ionosfer paling banyak di temukan oleh partikel bermuatan dari sinar matahari, yang disebut sebagai angin matahari, yaitu yang diatur oleh tingkatan aktivitas matahari.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *