Pengaruh Besar Manusia Terhadap Pencemaran Lingkungan Tanah

Dipostingan ini kang ayub akan membahas Pengaruh Besar Manusia Terhadap Pencemaran Lingkungan Tanah, pencemaran tanah ini terjadi karna banyak hal yaitu pembuangan limbah oleh industri , pembuangan sampah dan banyak lainnya nya , nah maka dari itu  jagalah lingkungan dengan cara buang sampah pada tempatnya , ketika kita menjaga lingkungan maka dampak nya akan kita rasakan nantinya , yaitu lingkungan yang bersih dan sehat .

Pengertian Pencemaran Tanah

Pencemaran darat adalah masuknya atau dimasukkanya bahan-bahan pencemar berupa senyawa anorganik. Senyawa organik, energi, partikel, materi, dan/atau komponen lain kedalam daratan oleh kegiatan manusia, sehingga kualitas daratan menurun sampai tingkat tertentu yang dapat menyebabkan daratan menjadi rusak atau menurun kualitasnya dan memberikan gangguan bagi makhluk hidup. Pencemaran daratan disebut juga pencemaran tanah, karena komponen daratan adalah tanah. Dalam keadaan normal tanah akan dapat memberikan daya dukung yang maksimal bagi kehidupan makhluk hidup seperti tumbuhan, hewan dan manusia. Akan tetapi, dengan masuknya benda asing (pencemar) kedalam tanah akan dapat mengakibatkan fungsi tanah akan berubah sehingga tidak dapat lagi digunakan sesuai dengan peruntukannya, misalnya untuk pertanian, kehutanan, perkebunan, peternakan, pemukiman, dan tempat berusaha.

Baca juga:

Daratan mempunyai kondisi yang berbeda-beda yaitu didasarkan pada letaknya dibelahan bumi, misalnya daratan tropis, daratan subtropis, daratan subdingin dan daratan kutub, yang mengakibatkan keanekaragaman makhluk hidup dan peruntukannya juga menjadi bervariasi. Jenis dan jumlah tumbuhan dan hewan yang terdapat didaerah tropis akan berbeda dengan yang terdapat didaerah dingin. Keanekaragaman makhluk hidup juga dapat berbeda pada suatu daratan dengan daratan lain yang mempunyai ketinggian berbeda.  Perbedaaan variasi makhluk hidup ini disebabkan oleh adanya kencendrungan makhluk hidup untuk tumbuh dan berkembang di daerah dingin sementara makhluk hidup tersebut tidak mampu bertahan di daerah panas dan sebaliknya. Melalui seleksi alam yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama maka terjadilah variasi vegetasi pada daerah tertentu, yaitu dimungkinkan terjadinya pelimpahan jumlah vegetasi tertentu pada suatu daerah dan jenis vegetasi yang lain semakin berkurang, atau bahkan menjadi punah.

Pengaruh Manusia Terhadap Pencemaran

Manusia sangat berperan didalam perubahan tanah dan fungsi tanah dipermukaan bumi. Adanya kecendrungan manusia menciptakan tanah menjadi ‘gurun’ karena pengolahan tanah yang tidak terkontrol harus menjadi perhataian yang serius. Berbagai keaddaan di Indonesia seperti terjadinya banjir, tahnah longsor, banjir bandang, pembakaran hutan, dan lain sebaigainya cendrung dihubungkan dengan aktivitas manusia yang rendah terhadap pengolahan tanah. Ada sejumlah masyarakat dan komunitas yang cendrung tidak memperhatikan kelestarian lingkungan didalam pengelolaan tanah. Proses pembuatan tanah menjadi tandus dapat tejadi oleh aktivitas manusia, misalnya terjadinya pengurangan atau penghabisan air tanah yang tidak terkontrol untuk keperluan tertentu yang dapat meningkatkan salinitas pada permukaan tanah, mengurangi jumlah air permukaan, peningkatan erosi tanah, dan penggundulan tanaman (vegetasi)

Selain dengan meningkatnya jumlah populasi manusia yang mendiami bumi, dan diikuti oleh berkembangnya industrilisasi akan menyebabkan pengaruh terhadap kondisi tanah. Kegiatan manusia dalam mencapai kesejahteraan telah banyak di lakukan, misalnya kegiatan untuk pengelolaan pertambagan, pertanian, industri kimia, radioaktif, dan kegiatan lainnya, semuanya dapat menghasilkan limbah yang mencemari tanah. Pencemaran tanah selanjutnya akan mencapai air atau sumber air sehingga akan mencemari sumber utama air ( misalnya air tanah), yang pada akhirnya air akan dapat membawa bahan pencemar ketempat lain dan menyebarkannya sehingga mampu mencemari seluruh wilayah tertentu. Akan tetapi, perlu juga dilihat bahwa tanah juga mempunyai kemampuan yang tinggi untuk menstabilisasi pencemaran tanah yang dilakukan melalui proses asimilasi dan netralisasi terhadap bahan pencemar sehingga tingkat toksisitas senyawa pencemar menjadi berkurang.

Terjadinya Pencemaran Darat

Terjadinya pencemaran darat disebabkan oleh masuknya komponen pencemar yang melebihi daya dunkung tanah. Diperkirakan sangat banyak sekali limbah yang di buang ke dalam tanah setiap tahunnya di seluruh dunia, termasuk indonesia. Sebagai contoh, bahan buangan yang berasal dari pembakaran senyawa anorganik seperti belerang dan nitrogen akan berakhir di dalam tanah berbentuk asam sulfat dan asam nitrat. Partikel logam seperti timbal (Pb) yang dihasilkan dari buangan asap bermotor juga akan berakhir pada tanah. Tanah juga menerima limbah pestisida dan pupuk yang digunakan dalam pertanian. Pembuangan bahan elektonik yang mengandung berbagai jenis logam, terutama logam berat akan menambah bahan pencemar kedalam tanah. Masih banyak lagi bahan pencemar yang mencemari daratan baik yang di sengaja maupun yang tidak sengaja oleh manusia. Bahan pencemar tersebut dapat dalam bentuk padatan, cairan maupun gas yang pada akhirnya terakumulasi di dalam tanah.

Penyebab terjadinya pencemaran tanah hampir sama dengan penyebab terjadinya pencemaran air dan pencemaran udara. Akan tetapi, pencemaran daratan realatif lebih mudah diamati bila dibandingkan terhadap penyebab pencemaran air dan pencemaran udara. Secara umum pencemaran daratan dapat disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal.

  • Faktor Internal

Pencemaran yang disebabkan oleh faktor internal adalah pencemaran daratan yang di akibatkan oleh aktivitas alam ( secara alamiah) yang sulit di duga dan dikendalikan, dan bahkan tidak dapat atau sukar diukur. Misalnya, kehadiran bahan pencemar darat yang berasal dari letusan gunung berapi. Sedangkan pencemaran yang eksternal adalah pencemaran daratan yang disebabkan oleh aktivitas manusia baik yang di sengaja maupun yang tidak sengaja. Banyak aktivitas manusia yang melibatkan teknologi dan industri yang bertujuan untuk meningkatkan tarap hidupnya akan tetapi limbah yang dihasilkan akan memberikan dampak (pencemaran) terhadap tanah.

  • Faktor Eksternal

Pencemaran darat yang berasal dari faktor eksternal yang terjadi secara langsung, misalnya penggunaan pupuk dan pestisida pada daerah pertanian dan perkebunan. Tanah terdiri atas unsur makro dan mikro berupa hara tanah yang berfungsi untuk memberikan peningkatan daya dukung terhadap pertumbuhan tanaman sebagai sumber produksi pertanian dan perkebunan. Unsur-unsur hara ini bisa berkurang sejalan dengan meningkatnya kebutuhan tanaman, sehingga keurangan hara tanaman, perlu mendapat tambahan yang di berikan dengan cara pemupukan. Pemberian pupuk secara berlebihan dapat meningkatkan kadar unsur tertentu didalam tanah. Misalnya peningkatan unsur P,N dan K akan dapat mencemari air tanah dan mengubah PH tanah. Demikian juga hal nya dengan penggunaan pestisida yang diperuntukan untuk membunuh hama dan gulma penggangu tanaman hortikultura atau perkebunan. Penggunaan pestisida akan dapat menurunkan populasi hama dan bahkan memusnahkan hama tertentu target pestisida sehingga pada akhirnya akan dapat meningkatkan produksi pertanian.

Pencemaran lain yang dilakukan manusia adalh pembuangan limbah padat langsung kedaratan, misalnya pembuangan bahan polimer, plastik, kertas, logam, dan sampah. Masuknya bahan pencemar padat kedalam tanah dapat juga terjadi tanpa sengaja. Misalnya, karena tertumpahnya senyawa kimia atau bahan padat tertentu ke dalam tanah akibat kecelakaan atau disebabkan oleh penanganan yang tidak benar. Pencemaran daratan yang disebabkan oleh faktor ekstenal dapat juga terjadi secara tidak langsung, misalnya penyebarannya di lakukan melalui air atau melalui udara. Limbah cair yang terdapat di dalam air pada akhirnya akan mencemari darat. Demikian juga halnya pencemaran udara yang berasal dari gas buangan dapat sampai ke darat melalui air hujan atau peresapan uap air yang mengandung bahan pencemar.

 

Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *