latihan soal stoikiometri

16. Dalam 15,9 gram senyawa tembaga (I)sulfide (Ar: Cu = 63,5 dan S= 32) terdapat Cu sebanyak ….

a. 63,5 g

b. 25,40 g

c. 15,00 g

d. 15,90 g

e. 12,70 g

Jawaban: A

Pembahasan:

Diketahui : 15,9 g senyawa Cu2S, Ar Cu=63,5 dan S=32

Ditanya  : massa Cu?

Mr Cu2S =( 2 x 63,5) + 32 = 159

17. Bila diukur pada 27 ºC, 1 atm, gas oksigen yang massanya 8 gram akan bervolume . . . . (R = 0,082 L atm K-1 mol-1, Ar O = 16)

a. 24,6 Liter

b. 22,4 Liter

c. 11,2 Liter

d. 6,15 Liter

e. 5,6 Liter

Jawaban : D

Pembahasan :

Mr O2   = 16  Χ 2 = 32 gram/mol

Suhu :

27 ºC     →     300 K

Jumlah mol dari

Baca Juga :

18. Sewaktu sampel hidrat dari tembaga (II) sulfat dipanaskan, massanya berkurang sebanyak 36 %. Rumus molekul hidrat tersebut adalah . . . .

(Ar Cu = 63,5; S = 32; O = 16; H = 1)

a. CuSO4 . 5H2O

b. CuSO4 . 4H2O

c. CuSO4 . 3H2O

d. CuSO4 . 2H2O

e. CuSO4 . H2O

Jawaban : A

Pembahasan :

Misalkan massa kristal = 100 gram

Massa kristal berkurang 36 %, sehingga massa kristal yang tersisa adalah :

Massa CuSO4         = (100 – 36) gram

= 64 gram

Massa H2O           = 36 gram

Perbandingan mol CuSO4 . H2O         =

19. Gas hidrogen dapat dibuat dari reaksi alumunium dengan larutan natrium hidroksida sesuai dengan persamaan :

2Al(s)+ 2NaOH(aq)+ 6H2O(l) → 2NaAl(OH)4(aq) + 3H2(g)

Massa Alumunium (Ar = 27) yang diperlukan untuk membuat  44,8 liter gas hidrogen (STP) adalah . . .

a. 18 gram

b. 36 gram

c. 54 gram

d. 72 gram

e. 81 gram

Jawaban : C

Pembahasan :

Langkah 1 : Tulis persamaan reaksi dan setarakan

2Al(s)  + 2NaOH(aq)  + 6H2O(l) →  2NaAl(OH)4(aq) + 3H2(g)

setara

Langkah 2 :

Ubah satuan jumlah zat yang ada menjadi satuan mol maka

Langkah 3 :

Cari satuan yang ditanyakan pada soal, pada soal dijelaskan massa Al yang diperlukan :

Massa       = n Ar

Massa       = 2 mol  27 gram/mol

Massa       = 54 gram

20. Reaksi:Na + C2H5OH → C2H5ONa + H2Koefisien reaksi berturut-turut adalah …

a. 1 1 1 1

b. 1 1 1 2

c. 1 1 2 2

d. 1 2 2 2

e. 2 2 2 1

Jawaban : E

Dalam menyetarakan persamaan reaksi sederhana perlu diperhatikan hal-hal berikut diantaranya jumlah atom-atom sebelum reaksi (di belakang tandapanah) harus sama dengan jumlah atom-atom sesudah reaksi (di depan tanda panah). Untuk mengetahui koefisien reaksi di atas, maka dilakukan pengujian terhadap persamaan reaksi. Sehingga diperoleh persamaan reaksi sebagai berikut:

2Na + 2C2H5OH → 2C2H5ONa + 1H2

Dimana jumlah atom di belakang tanda panah sama dengan jumlah atom di depan tanda panah, yaitu:

  • Atom Na di belakang tanda panah berjumlah 2 sama dengan atom Na di depan tanda panah
  • Atom C di belakang tanda panah berjumlah 4 sama dengan atom C di depan tanda panah
  • Atom H di belakang tanda panah berjumlah 12 sama dengan atom H di depan tanda panah
  • Atom O di belakang tanda panah berjumlah 2 sama dengan atom O di depan tanda panah

21. Jika di dalam senyawa FeS perbandingan massa Fe : S = 7:4 , maka untuk menghasilkan 4,4 gram senyawa FeS diperlukan Fe dan S berturut-turut sebanyak . . . . .

a. 4,0 gram dan 0,4 gram

b. 3,7 gram dan 0,7 gram

c. 2,8 gram dan 1,6 gram

d. 3,0 gram dan 1,4 gram

e. 3,2 gram dan 1,2 gram

Jawaban : C

Pembahasan :

Fe : S = 7 : 4

Jumlah perbandingan = 7 + 4 = 11

22. Penyetaraan reaksi kimia mengacu pada hukum ….

  1. Boyle
  2. Gay Lussac
  3. Kekekalan Energi
  4. Avogadro
  5. Lavoisier

Jawaban: D

Pembahasan:

Persamaan kimia adalah penulisan rumus molekul dan wujud dari zat-zat yang terlibat dalam reaksi kimia. Persamaan kimia harus dinyatakan sesuai dengan fakta dan Hukum Lavoisier yang berbunyi “ jumlah massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama”.

23.Suatu reaksi: tembaga + belerang →tembaga(II)sulfida.Jika 63.5 gram tembaga direaksikan dengan 32 gram belerang akan menghasilkan 95,5 gram tembaga(II)sulfida.Jika yangdireaksikan 16 gram tembaga dengan 8 gram belerang maka massa tembaga(II)sulfida yang dihasilkan adalah …. gram

a. 23,875

b. 24,000

c. 15,875

d. 10,000

e. 8,050

Jawaban: B

Pembahasan:

Tembag +belerang→ tembaga(II)sulfide

16 Gram   8 gram      24,000 gram

24.Jumlah mol air yang mengandung 2,408 x 1023 molekul air adalah . . .

a. 0,02 mol

b. 0,04 mol

c. 0,05 mol

d. 0,2 mol

e. 0,4 mol

Jawaban : E

Pembahasan : Hubungan antara jumlah mol dan jumlah partikel dinyatakan sebagai berikut:

Jumlah partikel = jumlah mol x tetapan Avogadro (L)

L = 6,02 x 1023

Interkonvensi (pengubahan) jumlah mol ke jumlah partikel atau jumlah partikel ke jumlah mol adalah sebagai berikut:

25. Molekul NH3 sebanyak 0,5 mol pada suhu dan tekanan 1 atm akan menempati ruang yang volumenya….

a. 44,8 liter

b. 22,4 liter

c. 11,2 liter

d. 9,6 liter

e. 5,6 liter

Jawaban : C

Pembahasan :

Diketahui :

n = 0,5 mol

T         =  0 °C = 273 K

P         = 1 atm

R        = 0,082 L atm mol-1 K-1

Ditanya : Volume ?

Jawab :

Hukum gas ideal

26. Gas SO3 yang volumenya 5,6 liter pada 0 ˚C, 1 atm mempunyai massa . . . .

( Ar S = 32, O = 16 )

  1. 80 gram
  2. 64 gram
  3. 32 gram
  4. 20 gram
  5. 16 gram

Jawaban : D

Pembahasan :

Diket :

VSO=  5, 6 L

T         = 0˚C = 273 K

P         = 1 atm

R        = 0,082 L atm mol-1 K-1

Ditanya : massa ?

Jawab :

27. Sebanyak 6,02 x 1022 molekul X2 massanya 1,6 gram maka massa molar gas X2 adalah . . . .

a. 1,6 gram/mol

b. 8 gram/mol

c. 16 gram/mol

d. 32 gram/mol

e. 64 gram/mol

Jawaban : C

Pembahasan :

Massa molar adalah hubungan massa dengan jumlah partikel, yaitu massa zat yang mengandung 6,02 x 1023 partikel zat tersebut.

massa molar ditentukan dari massa atom relatif atau massa molekul relatif. Untuk atom berlaku:

Massa molar (gram/mol) = Massa atom relatif (sma)

Mm (gram/mol) = Ar (sma)

Untuk senyawa berlaku:

Massa molar (gram/mol) = Massa molekul relatif (sma)

Mm (gram/mol) = Mr (sma)

Dengan demikian jumlah mol suatu zat dapat dihitung dengan cara:

Jadi, karena yang diketahui jumlah partikel maka dapat dicari jumlah mol dengan rumus:

28. Pada suhu dan tekanan tertentu, 1 l gas CH4 massa 1 gram. Jika diukur pada suhu dan tekanan yang sama, maka 2 l gas O2 akan mempunyai massa . . . . .

a. 4 gram

b. 2 gram

c. 1 gram

d. ½ gram

e. ¼ gram

Jawaban : A

Pembahasan : Jika gas diukur atas dasar kondisi gas lain, maka volume gas dapat dihitung dengan rumus:

Secara umum, perbandingan koefisien reaksi sesuai dengan perbandingan mol. Pada suhu dan tekanan yang sama, perbandingan volume gas-gas sesuai dengan perbandingan jumlah molnya.

Jadi,

=  4,02 gram

29. Sebanyak 10 gram hidrat besi(II) sulfat dipanaskan sehingga semua air kristalnya menguap. Massa zat padat yang tersisa adalah 5,47 gram. Bagaimana rumus hidratnya (Ar H=1, O=16, S=32, Fe=56) ….

a. FeSO2H2O

b. CuSO4.H2O

c. FeSOO2

d. CuSO2H2O

e. FeSO7H2O

Jawaban : E

Pembahasan :

Selisih massa yang ada adalah massa air kristal

Misal jumlah air kristal adalah x, jadi rumus hidrat itu adalah FeSO4.xH2O

Massa FeSO4.xH2O = 10 gram, massa FeSO4 = 5,47 gram

Dan massa air = 10 – 5,47 = 4,53 gram

FeSO4.xH2O(s)  → FeSO4  +  xH2O(g)

Berarti 1 molekul FeSO4 mengikat 7 molekul air, rumus hidrat itu adalah    FeSO4.7H2O.

30. Aluminium larut dalam asam sulfat menghasilkan aluminium sulfat dan gas hydrogen

2Al+3H2SO4 →Al2(SO4)3+3H2

Berapa mol gas hidrogen dapat dihasilkan jika digunakan 0,5 mol aluminium….

a. 0,65 mol

b. 0,75 mol

c. 0,95mol

d. 0,085 mol

e. 0,095 mol

Jawaban : B

Ditentukan jumlah mol salah satu zat dalam reaksi, kemudian diminta menentukan jumlah mol lainnya. Hal ini dapat dilakukan berdasarkan perbandingan koefisien reaksinya.

Jumlah mol zat ditanya =

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *