16-25 Latihan Soal Laju Reaksi Serta Pembahasannya

16. Berikut ini merupakan data waktu hasil percobaan dengan persamaan reaksi P + Q → R

No [P][M] [Q][M] Waktu
1 0,05 0,02 8 s
2 0,05 0,04 2s
3 0,1 0,02 4 s

Berapakah nilai total orde reaksinya …

a. 1

b. 2

c. 3

d. 4

e. 5

Jawaban : C

Pembahasan :

Data yang di peroleh berupa waktu, laju reaksi berbanding terbalik dengan waktu.

Misal v = k [P]x[Q]y

  1. Untuk menentukan orde reaksi terhadap P, lihat molar Q yang sama pada data, yakni reaksi no 1 dan 3, maka

2. Untuk menentukan orde reaksi terhadap Q, lihat molar P yang sama pada data, yakni reaksi no 1 dan 2, maka :

Orde total reaksi adalah 1 + 2 = 3 .

17. Berdasarkan data tabel pada soal no 16 , persamaan laju reaksi yang benar adalah …

a. v = k [P] [Q]

b. v = k [P] [Q]2

c. v = k [P]2 [Q]2

d. v = k [P]2 [Q]

e. v = k [H2][I2]3

Jawaban : B

Pembahasan :

Di misalkan v = k [P]x[Q]y , setelah di lakukan perhitungan di peroleh orde reaksi P = 1 dan Q = 2 . maka hanya perlu memasukkan nilai x dan y pada persamaan laju reaksinya.

Jadi, v = k [P][Q]2

Baca Juga : Laju Reaksi :Persamaan Laju Reaksi Dan Orde Reaksi Kimia

18. Grafik dibawah menunjukkan grafik orde reaksi …

a. Orde nol           d.   Orde tiga

b. Orde satu        e.  OrdePecahan

c. Orde dua

Jawaban : B

Pembahasan :

Grafik orde nol

19. Energi kinetik minimum yang di perlukan oleh partikek-partikel pereaksi agar dapat bereaksi membentuk kompleks teraktivasi disebut dengan ..

a. Kinetika kimia

b. Energi potensial

c. Energi aktivasi

d. Teori tumbukan

e. Laju reaksi

Jawaban : C

Pembahasan :

Energi potensial adalah energi yang mempengaruhi benda karena posisi benda tersebut yang mana kecenderungan tersebut menuju tak terhingga dengan arah dari gaya yang ditimbulkan dari energi potensial tersebut. Satuan SI untuk mengukur usaha dan energi adalah Joule (simbol J).

Energi aktivasimerupakan sebuah istilah yang diperkenalkan oleh Svante Arrhenius, yang didefinisikan sebagai energi yang harus dilampaui agar reaksi kimia dapat terjadi. Energi aktivasi bisa juga diartikan sebagai energi minimum yang dibutuhkan agar reaksi kimia tertentu dapat terjadi.

Kinetika kimia adalah suatu ilmu yang membahas tentang laju (kecepatan) dan mekanisme reaksi. Berdasarkan penelitianyang mula – mula dilakukan oleh Wilhelmy terhadap kecepatan inversi sukrosa, ternyata kecepatan reaksi berbanding lurus dengan konsentrasi / tekanan zat – zat yang bereaksi.

Teori tumbukanmenggambarkan pertemuan partikel-partikel pereaksi sebagai suatu tumbukan. Tumbukan ada yang menghasilkan reaksi dan ada yang tidak menghasilkan reaksi. Tumbukan yang menghasilkan partikel-partikel produk reaksi disebut tumbukan efektif.

Baca Juga : Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Laju Reaksi Beserta Penjelasannya

20 . Dibawah ini pernyataan yang benar mengenai pengaruh konsentrasi terhadap frekuensi tumbukan adalah …

a. Semakin besar konsentrasi, semakin besar frekuensi tumbukan

b. Semakin besar konsentrasi, semakin kecil frekuensi tumbukan

c. Besar atau kecil konsentrasi, frekuensi tumbukan tetap sama

d. Semakin kecil konsentrasi, semakin besar frekuensi tumbukan

e. Konsentrasi sama sekali tidak mempengaruhi frekuensi tumbukan

Jawaban : A

Pembahasan :

Memperbesar konsentrasi

Jumlah partikel pereaksi yang semakin banyak akan membuat jarak antar partikel pereaksi semakin dekat (karena partikelnya akan sangat rapat). Akibatnya jumlah tumbukan yang terjadi antar partikel juga akan meningkat (karena molekul pereaksi yang rapat tadi) sehingga hal ini akan meningkatkan laju reaksi.

Menaikkan suhu

Kenaikan suhu akan memperbesar energy kinetic partikel, akibatnya gerakan partikel perekasi akan semakin cepat. Gearakan yang semakin ceoat ini akan mengakibatkan jumlah tumbukan antara partikel perekasi akan semakin  banyak dan juga energy tumbukannya akan cukup efektif untuk membuat kedu molekul pereaksi tersebut bereaksi. Akibatnya laju reaksi akan semakin cepat.

Tekanan diperbesar

Memperbesar tekanan, artinya kita akan memperkecil volume system tempat terjadinya reaksi. Akibatnya jarak antar molekul pereaksi menjadi semakin dekat dan gerakan partikel juga akan semakin cepat. Dengan begitu jumlah tumbukan yang terjadi antara molekul pereaksi akan bertambah yang akan berdampat pada semakin cepatnya laju reaksi.

Volume diperbesar

Ini kebalikan dari tindakan pada option C. jika volume diperbesar maka tekanan system tempat terjadinya reaksi akan semakin kecil akibatnya jarak antar partikel pereaksi semakin jauh. Hal ini tentu berakibat pada semakin sedkitnya tumbukan yang terjadi antar partikel pereaksi sehingga laju reaksi akan menurun .

Baca juga : Laju Reaksi : Pengertian , Rumus Dan Contoh Soal Laju Reaksi

21. Berikut ini grafik yang menunjukkan grafik energi aktivasi dan pembentukan kompleks teraktivasi pada reaksi eksoterm adalah …

Jawaban : A

Pembahasan :

Grafik eksoterm

22. Berikut ini faktor yang berpengaruh terhadap jumlah tumbukan efektif per detik…

a. Tekanan

b. Konsenterasi pereaksi

c. Luas permukaan

d. Suhu

e. pH

Jawaban: B

Pembahasan:

Jumlah tumbukan perdetik bertam -bah dengan bertambahnya jumlah partikel.

Baca Juga : Kesetimbangan Kimia : Jenis Jenis kesetimbangan Dan Tetapan Kesetimbangan Kimia

23. Diantara reaksi berikut, reaksi yang berlangsung lebih cepat adalah …

a. Serbuk Al + 0.5 M H2SO4 pada 27 ˚C.

b. Serbuk Al + 2 M H2SO4 pada 27 ˚C.

c. Serbuk Al + 3 M H2SO4   pada 27 ˚C.

d. Serbuk Al + 4 M H2SO4  pada  27 ˚C.

e. Serbuk Al + 5 M H2SO4   pada 27 ˚C.

Jawaban: E

Pembahasan:

Semakin besar konsenterasi maka laju reaksi semakin cepat sehingga reaksi berlangsung lebih cepat.

24. Pada reaksi hipotetik: X +Y +Z

Yang terjadi pada laju reaksi jika konsenterasi X diperbesar menjadi dua kali lipat tampa mengubah konsenterasi Y dan Z adalah …

a. Laju reaksi berbanding lurus dengan perubahan konsenterasi Y pangkat 2.

b. Laju reaksi berbanding terbalik dengan perubahan konsenterasi X pangkat 1.

c. Laju reaksi berbanding lurus dengan perubahan konsenterasi X pangkat 1.

d. Laju reaksi berbanding lurus dengan perubahan konsenterasi Z pangkat 2.

e. Laju reaksi berbanding lurus dengan perubahan konsenterasi Z pangkat 1.

Jawaban:  C

Pembahasan:

Dalam hokum laju reaksi, orde reaksi terhadap X adalah 1, sehingga konsenterasi Y dan Z yang tetap,laju reaksi berbanding lurus dengan peruban konsenterasi X pangkat 1.   V = Tetapan [X]1 . Sebelum naik konsenterasi X: V1  = tetapan [X]1 . Saat konsenterasi X menjadi 2X : V2 = tetapan [2X]1 = 2 x tetapan [X]1

25. Pada saat mereaksikan kepingan Zn dengan HCl pada suhu dan waktu yang sama. kepingan berikut yang lebih cepat bereaksi adalah ..

Jawaban: A

Pembahasan:Semakin halus kepingan zat padat, semakin luas permukaannya sehing-ga semakin cepat bereaksi karena semakin luas bidang sentuhnnya.

Baca Juga : 25 Soal Dan Pembahasan Materi Laju Reaksi Kelas XI

Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *