Hallo adik adik balik lagi nih di blog ini , blog favoritnya para sisiwa untuk belajar dan menambah ilmu , yuk langsung saja kita lanjutkan soal latihan ikatan kimianya …

16. Suatu senyawa yang terbentuk dengan cara menggunakan pasangan elektron bersama mempunyai ikatan . . .

a. Van der Waals

b. Ion

c. Logam

d. Kovalen

e. Hidrogen

Jawaban: D

Pembahasan:

ikatan kovalen adalah ikatan yang terbentuk akibat adanya pemakaian bersama pasangan elektron. Ikatan yang terbentuk distabilkan oleh gaya tarik-menarik antara elektron dan inti atom serta gaya tolak-menolak antarinti atom.

17. Suatu ikatan kimia yang tebentuk akibat penggunaan bersama elektron-elektron valensi antar atom-atom logam, disebut . . .

a. Ikatan logam

b. Ikatan ion

c. Ikatan kovalen

d. Ikatan hidrogen

e. Ikatan kovalen koordinasi

Jawaban: A

Pembahasan:

Ikatan logam adalah ikatan yang tebentuk akibat penggunaan bersama elektron-elektron valensi antar atom-atom logam.

18. Pada senyawa SO3 terdapat ikatan . . .

a. Ikatan ion

b. Ikatan hidrogen

c. Ikatan kovalen dan Ikatan kovalen koordinasi

d. Ikatan ion dan logam

e. Ikatan kovalen dan ion

Jawaban: C

Pembahasan:

Ikatan kovalen koordinasi terjadi jika pada pembentukkan ikatan terdapat pasangan elektron yang hanya berasal dari salah satu atom yang berikatan. Pada molekul SO3,atom S mempunyai nomor atom 16 dan O mempunyai nomor atom 8, konfigurasi elektronnya:

16S : 1S2 2S2 2P6 3S2 3P4 atau 2 8 6 (memiliki 6 elektron valensi)

8O : 1S2 2S2 2P4 atau 2 6 (memiliki 6 elektron valensi)

Kedua atom memerlukan 2 elektron untuk membentuk konfigurasi oktet, jadi kedua atom saling memberikan 2 e untuk digunakan bersama dengan ikatan kovalen.

19. Elektrovalen umumnya memiliki sifat-sifat berikut, kecuali . . .

a. Titik didih dan titik lebur tinggi

b. Padatan dapat menghantarkan listrik

c. Larutan dapat menghantarkan listrik

d. Padatan tidak bisa menghantarkan listrik

e. Umumnya berbentuk padat (kristal)

Jawaban: B

Pembahasan :

Sifat-sifat elektrovalen, sebagai berikut:

  • Titik didih dan titik lebur tinggi
  • Umumnya padat (kristal)
  • Bentuk larutan dapat menghantarkan listrik
  • Bentuk padatan tidak dapat menghantarkan listrik

20. Perhatikan data hasil percobaan berikut ini.

Sifat fisik Zat A
Wujud zat padat
Kelarutan dalam air Tidak larut
Daya hantar listrik larutan isolator
Titik leleh dan titik didih rendah

Berdasarkan data diatas, maka dapat disimpulkan bahwa jenis ikatan yang terdapat pada zat B adalah . . .

a. Kovalen polar

b. Ionik

c. Kovalen koordinasi

d. Kovalen nonpolar

e. Logam

Jawaban: D

Pembahasan :

Ikatan kovalen nonpolar memiliki sifat :

  • Tidak mengalami polarisasi muatan
  • Larut dalam pelarut nonpolar
  • Larutan tidak dapat menghantarkan listrik

21. Ikatan logam sangat berhubungan dengan salah satu sifat logam, kecuali . . .

a. Titik didih tinggi

b. Titik leleh tinggi

c. Penghantar listrik yang baik

d. Semikonduktor

e. Permukaan mengkilap

Jawaban: D

Pembahasan:

Sifat-sifat logam, diantaranya:

  • Umumnya bersifat keras
  • Memiliki titik didih dan titik leleh yang tinggi
  • Penghantar panas dan listrik yang baik
  • Mempunyai permukaan yang mengkilap

Kelompok senyawa kovalen berikut yang bersifat non polar adalah . . .

a. NH3, N2, O2

b. H2O, HCl, HF

c. PCl3, PCl5, ClO3

d. H2, Br2, CH4

e. HBr, HCl, HI

Jawaban: D

Pembahasan :

Ikatan kovalen non polar:

  • Larut dalam pelarut non polar
  • Bentuk murni maupun larutannya tidak dapat menghantarkan listrik
  • Ciri-ciri:
  • Homoatomik (Br2, N2, O2, O3, H3)
  • Dispersi elektron simetris (CH4, CO2, PCl5)
  • Momen dipol = 0

22. Titik didih air lebih rendah dibandingkan titik didih intan, hal tersebut disebabkan . . .

a. Ikatan kovalen yang terbentuk pada intan sangat lemah

b. Pada saat dipanaskan, energi yang diperlukan untuk memutuskan ikatan kovalen pada intan sangat besar

c. Ikatan antarmolekul pada air menyebabkan pergerakan partikel-partikel lebih bebas

d. Pada saat air dipanaskan, ikatan yang terputus adalah ikatan antara atom H dan O, bukan ikatan antarmolekul air

e. Ikatan antar-atom pada air menyebabkan pergerakan partikel-partikel lebih bebas

Jawaban: B

Pembahasan:

ikatan kovalen yang terbentuk pada grafit, intan, dan silikon sangat kuat. Jadi, pada saat dipanaskan, energi yang diperlukan untuk memutuskan ikatan sangat besar. Faktor inilah yang menyebabkan titik didih dan titik lelehnya sangat besar.

Baca juga :

23. Jenis ikatan dalam NH4Cl adalah . . .

a. Kovalen

b. Ion dan kovalen

c. Ion dan kovalen koordinat

d. Kovalen koordinat dan kovalen

e. Kovalen, kovalen koordinat, dan ion

Jawaban E. Kovalen, kovalen koordinat, dan ion

Pembahasan:

pada senyawa NH4Cl terjadi ikatan ion antara ion NH4+ dengan ion Cl seperti paga gambar nomor 3, sedangkan ikatan kovalen koordinasi terjadi antara molekul NH3 dengan ion H+ pada gambar nomor 2, ikatan kovalen terjadi antara atom N dnegan atom H pada NH3 pada gambar nomor 1,4 dan 5.

24. Diantara senyawa berikut yang bukan molekul kovalen polar adalah?

a. HCl

b. NaCl

c. NH3

d. H20

e. PCl3

Jawaban B

Pembahasan:

Molekul Penyusun Ikatan Keterengan
HCL Semua non logam Kovalen 2 atom tidak sejenis= Polar
NACL Na= logam Ion
NH3 Semua non logam Kovalen Punya 1 PEB= Polar
H2O Semua non logam Kovalen Punya 2 PEB= Polar
PCL3 Semua non logam Kovalen Punya 1 PEB= Polar

25. Diantara senyawa berikut bersifat polar, kecuali…

a. H2S

b. NH3

c. BCL3

d. H2O

e. HI

Jawaban C

Pembahasan:

Molekul Penyusunan Ikatan Keterangan
H2S Semua non logam Kovalen Punya 2 PEB= polar
NH3 Semua non logam Kovalen Punya 1 PEB= Polar
BCl3 B= Ion Ion
H2O Kovalen Kovalen Punya 2 PEB= Polar
HI Kovalen Kovalen 2 Atom tidak sejenis= Polar

26. Unsur- unsur atom dengan nomor atom sebagai berikut.!

A= 6, B= 8, C= 11, D= 17, E= 19, Pasangan unsur- unsur dibawah ini yang dapat membentuk ikatan kovalen non polar adalah….

a. A dan C

b. B dan C

c. C dan D

d. A dan D

e. D dan E

Jawaban D 

Pembahasan:

Ikatan kovalen non polar terbentuk pula pada unsur- unsur bukan logam. Melalui konfigurasi electron dapat ditentukan jumlah electron valensi, golongan logam atau non logam.

A= 6 (Nomor atom) A= 2, 4 (Konfigurasi electron)

D= 7 (Nomor atom) D= 2, 8, 7 (Konfigurasi electron)

Jadi, unsur yang dapat membentuk ikatan kovalen nonpolar adalah A dan D

27. Diantara senyawa berikut yang paling polar adalah….

a. HF

b. HCL

c. F2

d. HBr

e. HI

Jawaban A

Pembahasan:

Paling polar yaitu beda keelegtronegatifan nya besar sedangkan HF golongan 1A dan VIIA dan merupakan yang paling polar karena keelegtronegatifan nya besar.

N= 1S2 2S2 2P3

Cl= 1S2 2S2 2P6 3S2 3P5

28. Berikut molekul dari senyawa yang terjadi jika kedua unsur tersebut berikatan sesuai aturan octet adalah….

a. Linear

b. Segitiga Piramida

c. Tetrahedral

d. Segitiga bipiramida

e. Octahedral

Jawaban B

Pembahasan:

N= 1S2 2S2 2P3 (5) / Elektron valensi

Cl= 1S2 2S2 2P6 3S2 3P5 (7)/ Elektron valensi

Unsur N yang bervalensi 5 membutuhkan 3 elektron dari unsur Cl agar terpenuhi kaidah octet ( kaidah 8). Sedangkan unsur Cl yang bervalensi 7 hanya membutuhkan 1 elektron dan atom N. Berarti harus ada 3 unsur Cl yang berikatan dengan N sehingga terbentuk NCl3.

Unsur N sebagai atom pusat mempunyai 1 elektron terdiri dari 3 diantaranya berikatan dengan Cl dan 2 elektron bebas (sepasang electron bebas).

Atom pusat           = N

PEI                        = 3

PEB                       = 1

Tipe molekulnya = AX3E

Bentuk molekul = Segitiga Piramida

Jadi, bentuk molekul dari senyawa yang terjadi jika unsur N dan Cl berikatan adalah Segitiga Piramida

29. Diketahui konfigurasi electron.

SI= (NE)   3S2 3P2

F= (NE)    2S2 2P5

Jika kedua unsur tersebut membentuk senyawa, bentuk molekul yang terjadi sesuai aturan octet adalah…

a. Linear

b. Segitiga datar

c. Segitiga Piramida

d. Tetrahedral

e. Oktahedarl

Jawaban C

Pembahasan:

Elektron valensi SI dan F yaitu

SI= (Ne) 3S2 3P2 (4 Elektron valensi)

F= (Ne) 2S2 2P5 (7 Elektron valensi)

Unsur SI mempunyai 4 elektron terluar. Agar tercapai kaidah octet, keempatnya harus berikatan dengan F sehingga tidak terdapat electron bebas. Sedangkan F hanya membutuhkan 1 elektron dari SI sehingga dibutuhkan 4 unsur F. agar terbentuk senyawa SIF4.

Atom pusat= SI

PEB                 = 4

PEI                  = 0

Tipe molekul= AX4

Bentuk molekul= Tetrahedral

Jadi, bentuk molekul yang terjadi dari senyawa yang dibentuk SI dan F sesuai kaidah octet adalah Tetrahedral.

30. Ramalkan kepolaran molekul dari NH3?

a. Polar

b. Non polar

c. Reaktif

d. Sangat polar

e. Benar semua

Jawaban A

Pembahasan:

Bentuk molekul dari NH3 adalah trigonal piramida atom N lebih elektronegatif dari atom H. maka ikatan N-H adalah polar. Oleh karena bentuk NH3 trigona piramida dan ikatan N-H yang polar mengarah ke atas pusat N maka momen dipolnya tidak sama dengan O sehingga bersifat polar. 4. P (nomor atom 5) konfigurasi electronnya sama dengan [Ne] 3S2 3P3 supaya dapat membentuk 5 ikatan kovalen, maka satu kovalen dari orbital 3ds harus di promosikan ke orbital 3d. selanjutnya, orbital 3s,3 orbital 3p, dan 1 orbital 3d mengalami hibridisasi membentuk orbital hibrida sp3d yang berbentuk bipiramida trigonal.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *