40 Soal Latihan Persamaan Reaksi Redoks Serta Pemahasannya

Soal Latihan Persamaan Reaksi Redoks- Reaksi redoks adalah singkatan dari reaksi reduksi dan oksidasi yang berlangsung pada proses elektrokimia. Dilansir dari Encyclopaedia Britannica, reaksi redoks berkaitan dengan pelepasan atau pengikatan elektron, atom oksigen, dan atom hidrogen.
 
Pengertian Reduksi
Reduksi adalah reaksi yang mengalami penurunan bilangan oksidasi dan kenaikan elektron. Dapat dikatakan bahwa reduksi adalah reaksi dimana suatu zat kehilangan oksigen.
 
Pengertian Oksidasi
Oksidasi adalah reaksi yang mengalami peningkatan bilangan oksidasi dan penurunan elektron. Dapat dikatakan bahwa oksidasi adalah reaksi dimana suatu zat mengikat oksigen.

1. Diketahui tiga macam pengertian oksidasi sebagai berikut :

  1. Pengikatan Oksigen
  2. Pertambahan bilangan oksidasi
  3. Pelepasan elektron

Urutan perkembangan pengertian oksidasi tersebut adalah ….

a. 1-2-3

b. 1-3-2

c. 2-1-3

d. 2-3-1

e. 3-1-2

Jawaban : B. 1-3-2

Pembahasan :

Pertama kali konsep reaksi reduksi dan oksidasi yaitu Pelepasan dan pengikatan oksigen, reaksi penurunan bodimana jika terjadi reaksi pelepasan oksigen disebut Reduksi, namun jika terjadi reaksi pengikatan oksigen disebut reaksi Oksidasi. Setelah itu. konsep kedua yaitu Reaksi reduksi dan reaksi oksidai adalah reaksi pelepasan elektron dan reaksi reduksi adalah reaksi penyerapan elektron. maka, Oksida dan redukso tidak harus melibatkan oksigen. Pelepasan dan pengkapan elektron terjadi secara simultan, artinya jika suatu spesi melepas elektron berarti ada spesi lain yang menyerapnya. hal ini berarti baha setiap oksidasi disertai reduksi. Selanjutnya hyaitu konsep redoks berdasarkan pertambahan dan penurunan Biloks (Bilangan Oksidasi). Reaksi reduksi merupakan reaksi yang mengalami penurunan biloks dan reaksi oksidasi adalah reaksi peningkatan biloks. Pelepasan elektron menyebabkan kenaikan biloks,peerimaan elektron menyebabkan penurunan biloks.

2. Perhatikan pernyataan berikut

  1. reaksi pelepasan hidrogen
  2. reaksi penurunan bilangan oksidasi
  3. reaksi pembebasan elektron
  4. reaksi pengikatan elektron

Dari pernyataan diatas yang merupakan konsep dari reaksi reduksi adalah ….

a. (1), (2), (3)

b. (1), (3)

c. (1), (2)

d. (2), (4)

e. (3) (4)

Jawaban : D. (2) (4)

Pembahasan ;

Perkembangan konsep reaksi reduksi pada reaksi redoks:

Reduksi merupakan peristia pelepasan oksigen. Kedua, reduksi merupakan reaksi yang menyebabkan pengikatan elektron, ketiga reduksi merupakan reaksi yg menyebabkan turunnya biloks.

3. Reaksi berikut termasuk reaksi oksidasi jika dilihat dari kemampuan menerima atau melepaskan oksigen adalah

a. 2Na2O → 4 Na + O2

b. 2 BaO2 →2 BaO + O2

c. 2K + O2 →2K2O

d. Cu2O + H2→2 Cu + H2O

e. 2Na2O2 →2 Na2O + O2

Jawaban : C.

Pembahasan :

Jika dilihat dari semua pilihan maka semua reaksi merupakan reaksi redoks. Namun yang mengalami reaksi oksidasi adalah     2K + O2    → 2K2O. Dalam reaksi ini, terjadi penangkapan atau penerimaan elektron. Dalam hal ini yang bertindak sebagai reduktor atau yang mengalami reaksi oksidasi adalah Unsur K.

4. The oxidation number of Cr in the K2Cr2O7 compound is ….

a. +3

b. +4

c. +5

d. +6

e. +7

Jawaban : D +6

Pembahasan :

Biloks total K2Cr2O7   adalah nol, sebab K2Cr2O7 adalah senyaa, maka :

Biloks total K2Cr2O7                                                 =          0

2 (Biloks K) + 2 (Biloks Cr) + 7 (Biloks O)             =          0

2  (+1)          + 2 (Biloks Cr) + 7 (-2)                        =          0

+2                  + (-14)             + 2 (Biloks Cr)            =          0

-12                 + 2 (Biloks Cr)                                    =          0

2 (Biloks Cr)                                                             =          +12

Biloks Cr                                                                   =          +12 : 2

Biloks Cr                                                                   =          +6

5. Manakah yang bukan reaksi redoks ?

a. 2Ag + Cl→ 2AgCl

b. SnCl2 + I2 + 2 HCl→ SnCl4 + HI

c. CuO + CO→ Cu2O + CO2

d. CuO + HCl →CuCl2 + H2O

e. H2 + Cl2→ 2HCl

Jawaban : D

Pembahasan :

Dalam menjaab pertanyaan ini konsep yg digunakan adalah perubahan bilangan oksidasi. Dimana reaksi redoks ditandai dengan terjadinya kenaikan biloks dan penurunan biloks secara bersamaan dalam satu tahap reaksi. Maka pada reaksi CuO + HCl → CuCl2 + H2O tidak terdapat perubahan bilangan oksidasi. Sebab bilangan oksidasi kedua spesies adalah sama sebelum dan sesudah reaksi. Biloks Cu sebelum reaksi adalah +2 dan sesudah bereaksi tetap yaitu +2. Biloks Cl sebelumreaksi adalah -1 dan sesudah reaksi adalah -1. Adapaun cara mencari biloks nya adalah

  • Biloks Cu dalam senyaa CuO

Biloks total CuO                     = 0

Biloks Cu + Biloks O              = 0

Biloks Cu + (-2)                      = 0

Biloks Cu                                = +2

  • Biloks Cu dalam senyaa CuCl2(Biloks Cl adalah -1)

Biloks Cu + 2 (Biloks Cl)       = 0

Biloks Cu + 2 (-1)                   = 0

Biloks Cu + (-2)                      = 0

Biloks Cu                                = +2

  • Biloks Cl didalam HCl ( Biloks H = +1)

Biloks H + Biloks H         = 0

+1 + Biloks Cl                   = 0

Biloks Cl                           = -1

  • Biloks Cl dalam CuCl2 adalah -1

Maka dari reaksi ini tidak terdapat perubahan bilangan oksidasi

Baca Juga : Menyetarakan Reaksi Redoks Metode Setengah Reaksi Dan Perubahan Bilangan Oksidasi

6. Pada persamaan reaksi ;

KMnO4 + H2C2O4 + H2SO4à K2SO4 + MnSO4 + CO2 + H2O

Zat yang berperan sebagai pereduksi adalah

a. KMnO4

b. H2C2O4

c. H2SO4

d. MnSO4

e. H2O

Jawaban : A KMnO4

Pembahasan :

Zat yang berperan sebagai pereduksi atau disebut sebagai oksidator adalah zat yang mengalam penurunan bilang oksidasi, penangkapan elektron, pelepasan oksigen. Maka zat yang berperan sebagai pereduksi adalah KMnO4 sebab KMnO4 menurunkan biloks dari Mn yang semula +7 menjadi +2.

7. Elektrode yang digunakan dalam aki adalah Pb dan PbO2. Biloks Pb pada kedua elektrode tersebut berturut-turut adalah …

a. 0 dan +1

b. 0 dan +2

c. +4 dan 0

d. 0 dan +4

e. +2 dan +4

Jawaban : D. 0 dan +4

Pembahasan :

Pb adalah unsur bebas maka berdasarkan ketetapan bilangan oksidasi, biloks Pb adalah 0 (nol). Sedangkan biloks Pb ddidalan senyaa PbO2 yang merupakan suatu senyaa dengan biloks total 0 (nol) adalah :

Biloks PbO2                     =          0

Biloks Pb + 2 Biloks O    =          0

Biloks Pb + 2 (-2)             =          0

Biloks Pb                          =          +4

8. Diantara reaksi berikut, yang tergolong reaksi disproporsionasi adalah

a. 2SO2(g) + O2 (g) à SO2

b. 2FeCl3 (aq) + H2S (s) à 2FeCl2 (aq) + 2HCl (aq) + S(s)

c. 3I2 (s) + 6 KOH (aq) à 5 KI (aq) + KIO3 (aq) + 3H2O (l)

d. SO2 (g) + 2H2S (g) à 3S(s) + 2H2O (l)

e. 2CuSO4 (aq) + 4 KI (aq) à 2 CuI (aq) + I2 (s) + 2K2SO4 (aq)

Jawaban :  C. 3I2 (s) + 6 KOH (aq) à 5 KI (aq) + KIO3 (aq) + 3H2O (l)

Pembahasan :

Reaksi disproporsionasi adalah reaksi redoks dimana yang bertidan sebagai oksidator dan reduktor adalah zat yang sama. jadi, sebagian darireaksi ini mengalami oksidasi dan sebagian lagi mengalami reduksi.yang mengalami reaksi disproporsionasi adalah 3I2 (s) + 6 KOH (aq) à 5 KI (aq) + KIO3 (aq) + 3H2O (l) dimana zat yang bertindak sebagai Oksidator dan Reduktor adalah I2

Sebagian dari padatan I2 (Biloks I2 = 0 ) mengalami reduksi menjadi KI (Biloks I = -1) dan sebagian mengalami oksidasi menjadi KIO3 (Biloks KIO3 = +5)

9. Hasil oksidasi pada reaksi 3CuS + 2 NO3 + 8 H+à 3Cu2+ + 3 S + 4 H2O + 2NO adalah

a. Cu2+

b. H2O

c. S

d. NO

e. S dan NO

Jawaban : C.

Pembahasan :

Reaksi oksidasi ditandai dengan terjadinya peningkatan biloks. Dalam reaksi tersebut zat mengalamin peningkatan biloks adalah unsur S didalam senyaa CuS menjadi unsur bebas. dalam hal ini biloks S didalam senyaa CuS adalah -2 menjadi 0 (nol) pada hasil reaksi yaitu Unsur bebas S.

10. All statements about the redox reaction belo are correc, except …

PbO (s) + H2 (g) à Pb (s) + H2O (l)

a. PbO is an oxidizing agent

b. H2 is a reducing agent

c. The Oxidation number of Pb in PbO is +4

d. The Oxidation numbe H2 is 0

e. H2 is undergoes oxidation

Jawaban : C.

Pembahasan :

Berdasarkan reaksi tersebut maka :

Reduktor : Zat yang mengalami oksidasi adalah H2. Dikarenakan terjadi kenaikan bilangan oksidasi H. Dalam H2 sebagai usnur bebas biloks H2 adalah 0 menjadi +2 dalam H2O

Oksidator : Zat yang mengalam reduksi adalah PbO. dikarenakan terjadi penurunan biloks, dimana biloks Pb pada aalnya didalam PbO adalah +2 menjadi 0 dalam Pb (sebab Pb adalah unsur bebas yang memiliki biloks 0). Maka pernyataan yang tidak benar dalam statemen diatas adalah : “The Oxidation number of Pb in PbO is +4” yang artinya Bilangan Oksidasi dari Pb didalam PbO adalah +4. Sebab bilok Pb didalam PbO adalah +2.

Baca Juga :11-25 Latihan Soal Reaksi Redoks Beserta Pembahasannya

Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *