rumus larutan penyangga

Cara Menghitung pH Larutan Penyangga Asam Dan Basa

Hallo adik adik kimia , salam kimia !! dipostingan ini kang ayub akan membahas materi mengenai larutan penyangga , nah larutan penyangga ini disebut larutan buffer oleh orang luar , bukan larutan baper ya ,heheh , nah larutan penyangga / larutan buffer / larutan dapar / larutan penahan adalah larutan yang dapat mempertahankan harga pH. Maksud mempertahan pH itu seperti apa sih kang ayub ?adik adik mesti tau , jika larutan penyangga / bufer ketambahan sedikit asam atau basa maka pH larutan tersebut tidak banyak berubah.

Secara umum larutan penyangga dapat dibuat dengan mencampurkan asam lemah dengan basa konjugasinya (garam dari asam lemah tersebut) atau basa lemah dengan asam konjugasinya (garam dari basa lemah tersebut). Sifat larutan yang terbentuk berbeda dari komponen-komponen pembentuknya.

Larutan bufer terdiri atas campuran sebgai berikut:

Asam lemah dan basa konjugasinya (Buffer Asam)

Contoh:

  • CH­3COOH + CH3COONa atau CH3COOH + CH3 COO­
  • NaH2PO4 + Na2HPO4 atau H2PO4 + HPO42-
  • H2CO3 + NaHCO3 atau H­2CO3 + HCO3

Bufer jenis ini biasanya digunakan untuk membuat larutan bufer yang pH-nya kurang dari 7.

Basa lemah dan asam konjugasinya (Buffer Basa)

Contoh:

  • NH4OH dan NH4Cl atau NH3 dan NH4+
  • C6H5NH2 dan C6H5NH3Cl atau C6H5NH2 dan C6H5NH3+
  • N2H4 dan N2H5Cl atau N2H4 dan N2H5+

Bufer jenis ini biasanya digunakan untuk membuat larutan bufer yang pH-nya lebih besar dari 7.

Baca juga :

Larutan Penyangga dari Asam Lemah dan Basa Konjugasinya (Buffer Asam)

Contoh larutan penyangga dari asam lemah dan basa konjugasinya adalah larutan yang dibuat dengan mencampurkan larutan asam asetat (CH3COOH) dengan larutan garam natrium asetat (CH3COONa). Campuran larutan tersebut terionisasi sebagai berikut.

CH3COOH(aq) ⇔ H+ + CH3COO(aq)

CH3COONa(aq) ⇔ Na+ + CH3COO(aq)   (α=1)

Asam asetat adalah asam lemah. Tetapan kesetimbangan ionisasi untuk reaksi ionisasi asam asetat adalah:

tetapan kesetimbangan ionisasi

adik adik mesti tau Asam asetat hanya sedikit terionisasi, asam asetat merupakan asam lemah dimana ketika asam lemah bercampur dengan air , hanya terionisasi sebagian alias hanya sedikit H+ nya larut dalam air sedangkan natrium asetat terionisasi sempurna. natrium asetat merupakan garam asam , nah dapat kita ketahui kalau garam larut sempurna dalam air .

sehingga didapat rumus larutan penyangga :

larutan penyangga

Keretangan:

Ka  =   tetapan ionisasi asam lemah

na= jumlah mol asam lemah

nbk   =   jumlah mol basa konjugasi

pH larutan, dihitung berdasarkan persamaan diatas:

asam basa

Larutan Penyangga dari Basa Lemah dan Asam Konjugasinya (Buffer Basa)

Contoh larutan penyangga dari basa lemah dan asam konjugasinya adalah larutan yang dibuat dengan mencampurkan larutan basa amoniak (NH3) dengan larutan garam amonium klorida (NH4Cl). Campuran itu akan terionisasi sebagai berikut.

NH4OH(aq) ⇔  NH4+(aq) + OH (aq)

NH4Cl (aq) (aq) + Cl (aq) (α=1)

Tetapan ionisasi basa lemah NH3 adalah :

tetapan kesetimbangan ionisasi

Dalam larutan, ion dianggap hanya berasal dari garam, sedangkan konsentrasi ion NH3 dianggap tetap. Karena pengaruh ion dari NH4Cl menyebabkan kesetimbangan bergeser ke pihak NH3 sehingga persamaan diatas dapat dituliskan seagai berikut.

tetapan ionisasi basa lemah

sehingga didapat rumusnya adalah :

 larutan penyangga basa

Keterangan

Kb =   tetapan ionisasi basa lemah

=   jumlah mol basa lemah

=   jumlah mol asam konjugasi/ garam

pH larutan, dihitung berdasarkan persamaan diatas:

rumus pH

contoh soal

1.  Kedalam 100 mL larutan asam asetat (Ka = 1,0 x 10-5) dimasukkan 100 mL larutan NaOH 0,2 M. jika ternyata dihasilkan larutan penyangga dengan pH 5, maka molaritas asam asetat adalah …

Pembahasan:

Karena pH larutan adalah 5, maka konsentrasi H+ adalah:

→ pH        = -log [H+]

5          = – log [H+]

-log 10-5= -log [H+] [H+]     = 10-5

2.  Untuk membuat larutan penyangga yang mempunyai pH = 4, ke dalam 100mL larutan CH3COOH 0,6 M (Ka=10-5) harus ditambah larutan CH3COONa 0,5 M sebanyak?

Pembahasan:

Karena pH larutan adalah 4, maka konsentrasi H+ adalah 10-4

Berdasarkan rumus menhitung konsentrasi H+ kita peroleh:

2. pH campuran dari 100 mL larutan CH3COOH 0.8 M dengan larutan 100 mL NaOH 0.2 M, jika diketahui Ka CH3COOH = 1,8 X 10-5

Jawab:

Mula-mula dicarai jumlah mol CH3COOh dan jumlah mol NaOH.

larutan penyangga

NaOH habis bereaksi, sedangkan CH3COOh tersisa 0.06 mol. Maka pH nya adalah:

larutan penyangga asam

bagaimana adikk adik sudah makin paham mengenai materi larutan penyangga nya ? jika ada pertanyaan silahkan komen dibawah ini

Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *