efek tyndall

Hallo adik adik kimia salam kimia , dipostingan ini kang ayub akan membahas materi kimia tentang Sifat Koloid Efek Tyndal , adik adik pastinya sering melihat langit berwarna biru pada siang hari dan akan terlihat jingga pada sore hari. Nah apakah adakaitannya dengan Efek Tyndal ? lalu pernah kah adik adik melihat sebuah cahaya yang masuk dalam ruangan rumah ketika dipagi hari ?

kuy adik adik kita masuk saja materi nya ya !

ketika cahaya yang masuk maka akan tampak bahwa sinar matahari yang dihamburkan oleh partikel-partikel debu yang sangat kecil . Partikel debu tersebut ukuranya sangat kecil dan hanya terlihat sebagai sebuah titik-titik terang dalam suatu berkas cahaya. Karena debu tersebut berukuran koloid , nah adik adik mesti tau bahwa ukuran partikel koloid yaitu (1 – 100 nm) ,sehingga partikelnya tidak dapat dilihat jelas oleh mata telanjang, dan yang tampak hanyalah cahaya yang dihamburkan oleh debu. Hamburan cahaya tersebut kemudian dikenal dengan nama Efek Tyndall.

Efek Tyndall

Efek tyndall adalah efek penghamburan cahaya oleh partikel koloid. Partikel koloid akan memantulkan dan menghamburkan cahaya yang mengenainya sehingga cahaya akan terlihat lebih terang. Jika kemudian cahaya ini ditangkap layar, cahaya pada layar tersebut tampak buram.

Peristiwa efek Tyndall dapat diamati dengan cara menjatuhkan seberkas cahaya pada objek. Jika objek itu merukan larutan sajati , seberkas cahaya yang dijatuhkan padanya akan diteruskan (tampak transparan). Jika objek itu koloid, cahaya akan dihamburkan. Cahaya yang melalui koloid dapat dilihat dari samping walaupun partikel koloidnya tidak kelihatan. Jika partikel terdispersinya juga kelihatan maka objek tersebut bukan koloid, melainkan suspensi.

Penampilan sistem koloid pada umumnya keruh, tetapi tidak selalu begitu.Beberapa ‘larutan’ koloid tampak “bening” dan sukar dibedakan dari larutan sejati. Sala satu cara yang sanagt sederhana untuk mengamati sistem koloid yaitu dengan menjatuhkan seberkas cahaya kepadanya. Larutan sejati meneruskan cahaya (transparan), sedangkan koloid menghamburkannya.Oleh karena itu, berkas cahaya yang melalui koloid dapat diamati dari arah samping.

Baca juga :

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mengamati efek tyndall ini, antara lain :

  1. Cahaya matahari jelas sekali berkasnya di sela- sela pohon yang sekitar berkabut. Juga berkas cahaya matahari tampak jelas di sela – sela dinding dapaur yang banyak asapnya.
  2. Berkas cahaya proyektor tampak jelas di gedung bioskop yang banyak asap rokoknya.
  3. Sorot cahaya mobil berkasnya tampak jelas pada daerah yang

Efek tyndall tidak sama untuk setiap sinar yang mempunyai panjang gelombang yang berbeda. Sinar kuning, misalnya, lebih sedikit dihamburkan.Itulah sebabnya lampu kuning dipakai saat berkabut, dimana cahaya kuning lebih dapat menembus kabut dan terlihat oleh pemakai jalan.

bagaimana adik adik sudah makin paham mengenai Sifat Koloid Dari Efek Tyndall , jika adik adik mempunyai pertanyaan , silahkan isi dikolom komentar ya ! tetap semangat belajar kimia nya ya , salam kimia !

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *