kenaikan titik didih larutan

Sifat Koligatif Larutan Berdasarkan Kenaikan Titik Didih Larutan

Hallo adik adik kimia , salam kimia ! dipostingan ini kang ayub akan membahas materi mengenai sifat koligatif larutan yang mana pada sifat pertamanya telah kita bahas mengenai penurunan Tekanan Uap . Adik adik harus tau ketika kita mendidihkan air maka tekanan uap jenuh air itu sama dengan tekanan udara di sekitarnya. Apabila air cair murni dipanaskan pada tekanan 1 atm (760 mmHg) maka air akan mendidih pada temperature 100C, karena pada temperature itu tekanan uap air sama dengan tekanan ydara disekitarnya. Temperature pada tekanan uap jenih zat cair yang sama dengan 1 atm disebut titik didih normal zat cair itu.

nah makin penasarran Kuy kita masuk saja kematerinya !

Kenaikan Titik Didih

kenaikan titik didih

Apa yang terjadi jika gula dilarutkan kedalam air ? dengan sendirinya tekanan uap larutan gula akan turun. Semakin banyak gula dilarutkan, semakin besar penurunan tekanan uapnya, sehingga pada temperature 100C larutan gula belum mendidih sebab tekanannya kurang dari 760mmHg. Larutan itu memerlukan temperature yang lebih tinggi lagi agar tekanan uap jenuhnya sama dengan tekanan udara di sekitarnya, karena adanya partikel-partikel zat terlarut dalam larutan yang menghalangi peristiwa penguapan partikel pelarut. Oleh karena itu, penguapan partikel-partikel pelarut membutuhkan energy yang lebih besar.

Selisih antara titik didh larutan dengan titik didih pelarut murni disebut kenaikan titik didih (∆Tb).

Baca Juga : Penurunan Titik Beku Larutan Pada Sifat Koligatif Larutan

kenaikan titk didih larutan

Kenaikan titik didih yang dissebabkan oleh 1 mol zat yang dilarutkan dalam 1.000 gram zat pelarut mempunyai harga yang tetap dan disebut tetapan kenaikan titik didh molal (Kb). Setiap zat pelarut mempunyai harga Kb yang berbeda

Tetapan kenaikan titik didh molal (Kb)
Pelarut Titik Didih (C) Kb (C/molal)
Air 100,0 0,51
Benzene 80,1 2,52
Alkohol 78,5 1,19
Kloroform 61,5 3,88
Aseton 56,5 1,67
Eter 34,5 2,11

Baca Juga : Sifat Koligatif Larutan Penurunan Tekanan Uap

kenaikan titik didih adalah bertambahnya titik didih suatu larutan relatif terhadap titik didih pelarut murninya. Nilai kenaikan titik didih berbanding lurus dengan kemolalan larutan.hubungan kemolalan dan kenaikan titik didih larutan sebagai berikut:

Tb = Kb m

Dengan: Tb = kenaikan titik didih molal

                 Kb = tetapan kenaikan titk didih molal

                 m = Kemolalan

Hubungan kenaikan titik didih dengan konsentrasi larutan secara umum dapat dirumuskan sebagai berikut.

kenaikan titik didih

Keterangan :

∆Tb        = Kenaikan Titik Didh Larutan

Kb           = Tetapan Kenaikan Titik Didh Molal

m         = Kemolalan (Molalitas)

w1        = Massa Pelarut Dalam Gram

w2        = Massa Zat Terlarut Dalam Gram

Mr       = Massa Molekul Relative Zat Terlarut

Contoh dalam kehidupan sehari hari Sifat Koligatif Larutan Berdasarkan Kenaikan Titik Didih Dalam kehidupan sehari hari adlah

1. Cairan antibeku pada mesin mobil
2. Menambahkan garam saat memasak
3. Pengukuran masa molar
4. Penyulingan gula

Nah ada yang mau ditanyakan ? jika ada kirim kan jawabn kedalam kolom komentar dibawah ini , nah selanjutnya kita akan membahas Sifat Koligatif Larutan , dan contoh Soal Soal atau Latihannya , oke tetap semangat dlam belajar ya adik adik , salam kimia !

Baca Juga : 45 Latihan Soal Sifat Koligatif Larutan Pilihan Ganda Dan Jawabannya

Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *