Hallo adik adik kimia , salam kiimia ! penah kah adik adik mendengar kata kompleks ? nah suatu unsur itu dapat membentuk senyawa kompleks ? adik adik sudah tau belum bagaimana cara pemberian namanya suatu ion kompleks ini . kuy kita pelajari sampai bisa disini .

Ion kompleks ialah ion yang terbentuk dari sebuah kation tunggal (biasanya ion logam transisi) yang terikat langsung pada sejumlah anion atau molekul netral. Selanjutnya ion logam tersebut disebut ion pusat, sementara anion atau molekul netral yang terikat kepadanya dinamakan ligan. Jadi, sebuah ion kompleks tersusun oleh satu ion pusat dan Ligan-ligannya.

Reaksi ionisasi ion kompleks

Reaksi ionisasi ialah reaksi kimia yang memecahkan senyawa itu dalam struktur ion-ionnya menurut kation dan anion. Contoh dalam ion kompleks:

  1. K[Ag(CN)2] ⇄ K+ + [Ag(CN)2]-
  2. K[Al(H2O)2(OH)4] ⇄ K+ + [Al(H2O)2(OH)4]-
  3. [Zn(NH3)4]SO4 ⇄ [Zn(NH3)4]2+ + SO4 2-
  4. K2[Zn(CN)4] ⇄ 2K+ + [Zn(CN)4]2-
  5. K3[Fe(CN)6] ⇄ 3K+ + [Fe(CN)6]3-

Penamaan senyawa kompleks sama contoh penamaan senyawa ion pada umumnya, yakni didahulu nama dari kation, kemudian dari anion.

Baca juga :

A. Tata nama senyawa ion kompleks

  1. Bagian ion kompleks pada tata nama senyawa didahulukan kation, kemudian anion
  2. Jumlah ligan disebut dengan awalan angka dalam bahasa Yunani: mono (1), di (2), tri (3), tetra (4), penta (5), dan 6 (heksa), dst
  3. Nama ligan yang berupa anion (-) mendapat akhiran o (contoh ligan Cl- = klorida = kloro)
  4. Nama ion pusat pada kation (+) kompleks sama dengan nama biasa dari ion pusat itu.

Contoh:

  • Ag pada kation [Ag(NH3)2]Cl memiliki nama perak
  •  Zn pada kation [Zn(NH3)4]SO4 memiliki nama zink

5. Nama ion pusat pada anion (-) kompleks mesti dan wajib memakai tata nama IUPAC dan diberi akhiran “at”.

contoh :

  • Zn pada anion K2[Zn(CN)4] memiliki nama zinkat
  • Fe pada anion K3[Fe(CN)6] memiliki nama ferat (nama besi asli ialah ferum)
  • Co pada anion [Co(Br)6]3- memiliki nama cobaltat

6. Bila ada lebih dari satu ligan (contoh: [Co(NH3)4(H2O)2]2+), penulusan urutan ligan nya yaitu(a sampai z)

A. Kation (+)

Kation ialah senyawa bermuatan negatif, namun dalam sekali pandang, kation mempunyai tanda + di senyawanya. Contohnya NH4+. Nah, NH4+ (amonium) terdapat tanda +, tetapi sebetulnya bermuatan negatif (-). Gimana nih teknik lihat kation di ion kompleks?

1. [Cu(NH3)4]2+ = kationnya ialah [Cu(NH3)4] sebab bermuatan positif

2. K[Ag(CN)2] = kationnya K+

3.  K[Al(H2O)2(OH)4] = kationnya K+

4.  [Zn(NH3)4]SO4 = kationnya [Zn(NH3)4]2+

B. Anion (-)

Anion ialah senyawa bermuatan positif, namun dalam sekali pandang, anion mempunyai tanda – di senyawanya. Contohnya CN- terdapat tanda negatif, tetapi sebetulnya bermuatan positif. Cara lihat anion di ion kompleks gimana?

1.  [Cu(NH3)4]2+ = tidak terdapat anion sebab senyawa tersebut bermuatan positif

2.  K[Ag(CN)2] = anionnya [Ag(CN)2]

3.  K[Al(H2O)2(OH)4] = anionnya [Al(H2O2)(OH)4]

4.  [Zn(NH3)4]SO4 = anionnya SO4 2-

Jadi: Anion tidak jarang kali berada di sangat belakang dan sebelah kanan C.

Ligan

Ligan ialah anion (- ; contoh: Cl-) atau molekul netral yang terikat langsung pada ion atau atom pusat. Nah, kan dalam ion kompleks terjadi ikatan kovalen koordinat, jadi ligan-ligan yang terikat inilah sebagai donor elektron ke atom pusat agar stabil (mencapai aturan oktet). So, ligan-ligan itu harus terdapat dong PEB-nya (pasangan elektron bebas)

Jenis-jenis ligan:

•    Ligan unidentat = ligan yang menyumbang satu (1) pasang elektron bebas (PEB)

•   Ligan bidentat = ligan yang menyumbang dua (2) PEB

•   Ligan polidentat = ligan yang menyumbang lebih dari 2 (>2) PEB

Lalu bagaimana cara kita melihat ligan nya dapat kita lihat dibawah ini :

1.  [Cu(NH3)4]2+ = ligannya NH3

ion kompleks

 

 

 

 

 

 

2.  K[Ag(CN)2] = ligannya CN-

3.  K[Al(H2O)2(OH)4] = ligannya H2O dan OH-

4.  [Zn(NH3)4]SO4 = ligannya NH3

Jadi ,Ligan tidak jarang kali berada di dalam tanda kurung → ( )

Nah adik adik bagaimana sudah tambah mengerti mengenai ion kompleks , jika adik adik memiliki pertanyaan silahkan isi dikolom komentar ya , salam kimia

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *