Hallo adik adik apakah kamu masih semangat belajar kimia ? yuk kita lanjutin soal selanjutnya dimana pada soal sebelumnya kamu sudah paham dan mengerti kan ? tanpa basa basi lagi yuk masuk kesoal nya

16. Bandingkan pH 100 mL larutan buffer yang mengandung 0,1 mol CH3COOH dan 0,05 mol CH3COONa sebelum pengenceran

Jawab:

Sebelum pengenceran

n CH3COOH = 0,1

n CH3COONa = 0,05

laruta penyangga

17. Berapa pH larutan jika 100 mL NH4OH 0,1 M ditambahkan dengan 200 mL NH4Cl 0,2 M (Kb NH4OH= 1,8 x 10-5 )

Jawab :

n NH4OH = (0,1 L )(0,1 mol / L) = 0,01 mol

n NH4Cl = (0,2 L )(0,2 mol / L) = 0,04 mol

larutan penyangga

pOH = – log [OH] = -log 4,5 x 10-6 = 5,35

pH = 14 – pOH= 14 – 5,35 = 8,65

18. Sistem larutan penyangga yang berperan menjaga pH darah adalah

Jawab :

H2CO3 (asam karbonat) dan ion HCO3(bikarbonat) berguna untuk mempertahankan pH darah agar tetap berada direntang 7,4

19. Jika larutan HCOOH dicampur dengan larutan HCOOK, komponen apa yang membentuk sistem kesetimbangan? Sistem penyangga apa yang terbentuk?

Jawab:

Komponen zat terlarut yang memmbentuk sistem kesetimbangan adalah HCOOH dan HCOO. Campuran antara HCOOH (asam lemah) dengan HCOOK membentuk sistem kesetimbangan sebagai berikut:

HCOOH (aq) ↔ HCOO (aq) + H+ (aq)

Karena dalam sistem kesetimbangan ini dihasilkan H+ maka sistem penyangga yang terbentuk adalah sistem penyangga asam. Dalam sistem kesetimbangan ini HCOO lebih banyak berasal dari penguraian sempurna HCOOK dalam air.

20. Manakah dari pasangan zat terlarut berikut yang dapat membentuk sistem penyangga?

a. CN dengan F

b. F dengan HF

c. HF dengan Cl

d. NH4+ dengan NH3

e. CH3COOH dengan KCl

Jawab:

Sistem penyangga hanya dapat terbentuk dari pencampuran antara asam lemah dengan basa konjugatnya atau antara basa lemah dengan asam konjugatnya, karena kedua jenis campuran ini dalam air membentuk sistem kesetimbangan.

a. CN dengan F keduanya merupakan anion yang tidak dapat membentuk sistem kesetimbangan, sehingga pencampuran dua anion ini tidak dapat membentuk penyangga

b. F adalah basa konjugat dari HF. Campuran keduanya akan membentuk sistem kesetimbangan asam basa sehingga campuran ini dapat memebentuk sistem penyangga

c. Cl bukan basa konjugat dari HF. Campuran keduanya tidak membentuk sistem penyangga.

d. NH4+ adalah asam konjugat dari NH3, campuran keduanya membentuk sistem penyangga

e. CH3COOH dengan KCl bukan pasangan asam-basa konjugat, sehingga pencampuran keduanya tidak dapat membentuk sistem penyangga. Maka yang bisa membentuk sistem penyangga dalah b dan d.

Baca Juga : 

21. Bila 400 ml NH4OH 0,5 M dicampur dengan 100 ml larutan NH4Cl 0,5M ( Kb NH4OH = 10-5) , maka hitung pH.

Jawab:

Terbentuknya penyangga basa, dengan mol basa (b) = 200 mmol dan mol asam konjugasi (g) = 50 mmol.

larutan penyangga

22. Bandingkan pH 100mL larutan buffer yang mengandung 0,1 mol dan 0,05 mol CH3COONa sebelum dan setelah di encerkan dengan 400mL air.

Pembahasan:

Sebelum pengenceran:

n = 0,1 mol

n CH3COONa = 0,05 mol

larutan penyangga

setelah pengenceran:

pada saat diencerkan, banyaknya mol dan CH3COONa tidak ada yang berubah (tidak ada yang berkurang ataupun bertambah). Dengan demikian, jika di hitung, pH larutan juga tidak akan bertambah.

larutan penyangga

23. Bagaimana larutan penyangga tersebut dapat mempertahankan pH-nya?

Jawab:

Adanya system penyangga H2CO3/ HCO3- dalam darah, sehingga darah memiliki pH yang relative tetap disekitar 7,4. System penyangga tersebut dapat menetralisasi zat-zat yang masuk baik bersifat basa atau asam. Perbandingan konsentrasi H2CO3: HCO3- dalam darah sekitar 20:1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *