Tata Nama Aldehid , Kegunaan Dan Sifat Sifat Aldehid

Alkanal merupakan senyawa yang mengandung gugus funsional

  atau bisa juga ditulis -CHO. Gugus tersebut disebut dengan gugus karboni dan selalu berada di ujung rantai C, disebut alkanal karena senyawa ini dikatakan sebagai turunan alkana dengan nama yang diakhiri dengan -al atau -dehid. Dengan akhiran –dehid, maka senyawa alkanal disebut juga senyawa aldehid. Senyawa ini dulunya diperoleh dari dehidrogenasi alkohol (alcohol dehydrogenated). Rumus struktur aldehid adalah sebagi berikut:

dimana R adalah gugus alkil.

Perhatikan rumus struktur beberapa senyawa aldehid berikut pada tabel di bawah ini:

Dari contoh-contoh di atas, maka dapat disimpulkan rumus umum aldehid atau alkanal adalah CnH2nO.

Senyawa aldehid ini banyak dijumpai pada bahan pengawet spesimen biologi dalam laboratorium seperti: mayat, yaitu formaldehid yang lebih sering disebut sebagai senyawa formalin. Formalin ini tersusun atas 37% – 40% larutan formaldehid di dalam air.

Pada pembahasan senyawa aldehid atau alkanal ini, yang akan dibahs meliputi: aturan penamaan senyawa aldehid, sifat-sifat senyawa aldehid, reaksi-reaksi senyawa aldehid, pembuatan senyawa aldehid, kegunaan aldehid dalam kehidupan sehari-hari, dan keisomeran senyawa aldehid. Mari kita simak pembahasan tesebut secara seksama, pertama kita akan bahas materi Tatanama Senyawa Aldehid atau Alkanal.

Baca Juga :

Aturan Penamaan Senyawa Aldehid secara IUPAC

  1. Periksalah jenis gugus fungsinya. Jika memiliki gugus -CHO, berarti senyawa tersebut merupakan senyawa aldehid.
  2.  Hitung jumlah atom C-nya, lalu tuliskan awalan berdasarkan jumlah atom C-nya dan diakhiri dengan akhiran –al. Contoh:

  1. Jika memiliki rantai bercabang, beri nomor pada rantai terpanjang dimulai dari atom C yang mengikat atom O atau pada gugus aldehid. Lalu, tuliskan nomor percabangan, nama alkil rantai cabang, nama rantai induk berdasarkan jumlah atom C-nya dan diakhiri dengan akhiran –al. Contoh:

Sifat-sifat aldehida

  1. Alkanal adalah senyawa polar (punya PEB)
  2. Karena bersifat polar, maka sangat mudah larut dalam air
  3. Melarutkan senyawa polar dan nonpolar
  4. Tidak memiliki ikatan hidrogen, sehingga titik leleh dan didihnya sangat rendah
  5. Merupakan reduktor kuat
  6. Dapat mengalami reaksi adisi hidrogen menghasilkan alkohol primer

Kegunaan aldehida

  1. Formaldehid digunakan untuk pengawet mayat, desinfektan, insektisida, dan industri plastik. Namun, formaldehida sangat beracun dan mudah terbakar, sehingga jarang digunakan
  2. Asetaldehid berguna untuk pembuatan zat warna, plastik, karet sintesis

 

Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *