bau mulut

Siapa yang tidak rishi jika saat puasa merasa tidak enak karena bau nafas saat berpuasa , dan memiliki rasa minder ketika berbicara dengan orang .

Bau mulut muncul karena kondisi mulut yang cenderung kering dan tidak beraktivitas selama puasa, plus akibat adanya bakteri dalam mulut.

Namun, ini tidak berarti bahwa ini bisa dibiarkan begitu saja, luar biasa. Jangan biarkan bau mulut mengganggu waktu puasa dan membuat Anda merasa tidak aman ketika berbicara dengan rekan kerja atau teman sekolah.
Untuk mengatasi bau mulut saat berpuasa, berikut adalah beberapa tips mudah yang dapat Anda lakukan persis!

1. Sikat gigi

sikat gigi

Cara menghilangkan bau mulut dengan puasa terlebih dahulu adalah membersihkan gigi. Membersihkan gigi setelah sahur dapat mencegah penumpukan partikel makanan di mulut Anda, yang nantinya akan menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Anda harus membersihkan gigi dengan saksama dan menjangkau seluruh bagian mulut, tanpa kecuali di sela-sela gigi. Dengan menyikat gigi setelah berbuka, Anda dapat menghindari bau mulut.

2. Hindari makanan yang menyebabkan bau mulut.

Beberapa jenis makanan bisa menyebabkan bau mulut. Bawang putih dan bawang mentah, misalnya. Sikat gigi Anda kapan saja, dan bau bawang akan tetap berada dalam aliran darah dan dikeluarkan dari paru-paru. Lebih baik menghindari makan bawang putih saat fajar.

Kopi dan produk susu seperti keju juga cenderung menyebabkan bau mulut. Jika makanan ini sulit dihindari, yang terbaik adalah memakannya sebelum menu lain sehingga baunya dapat disembunyikan.

3. Minumlah banyak air

air putih

Mulut kering juga dapat menyebabkan bau mulut parah. Air liur atau air liur secara alami berubah menjadi obat kumur yang kuat untuk membersihkan bakteri mulut. Bau mulut karena tidak ada air liur. Kami menyarankan Anda untuk minum cairan tubuh, terutama banyak air saat sahur dan berbuka.

Rumusnya sederhana. Saat fajar, minum hingga dua gelas air. Ini dapat dipisahkan sebelum makan secangkir dan gelas setelah makan. Kemudian, saat sarapan, itu seperti cangkir.

Saat Anda makan malam, belajarlah minum 4 gelas air dengan membagikan satu gelas sebelum makan, dua gelas setelah makan, dan satu cangkir sebelum tidur.

4. Bersihkan lidah Anda saat menyikat gigi

Lidah Anda juga dapat mencegah bakteri mengembangkan bau mulut. Jika Anda merasakan bau mulut, Anda bisa membersihkan lidah dengan pembersih lidah khusus yang sekarang dijual di toko-toko.

Ini juga cara menghilangkan bau mulut saat puasa.

Anda tidak perlu menggunakan pasta gigi atau air untuk membersihkan lidah. Namun, pastikan lidah Anda selalu sehat.

5. Hindari merokok

hindari merokok

Saat berpuasa, yang terbaik adalah menghindari merokok atau mengurangi aktivitas, karena dapat menyebabkan masalah kesehatan mulut. Ini karena rokok dapat mengeringkan rongga mulut.
Selain itu, nikotin dalam rokok dapat menempel pada gigi Anda, membuatnya menjadi plak pada gigi yang dapat menyebabkan bau mulut. Merokok juga dapat meningkatkan risiko masalah gusi, yang dapat menyebabkan bau mulut.
Nah, well, cobalah berhenti merokok dengan puasa, sehingga bakteri di mulut perokok tidak berurusan dengan bau mulut.

6. Pilih jenis makanan yang tepat untuk menghindari bau

Perbanyak asupan sayuran dan buah-buahan dengan sarapan dan fajar. Tahukah Anda bahwa sayuran dan buah-buahan dapat membuat mulut Anda terasa segar saat berpuasa sepanjang hari? Jika memungkinkan, makan buah-buahan yang mengandung banyak air, seperti semangka dan semangka.
Buah-buahan dan sayuran lain yang dapat Anda makan untuk mencegah bau mulut adalah apel, wortel, dan kentang. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi yogurt untuk mengurangi bau mulut karena telah ditunjukkan bahwa susu mengatasi bakteri yang menyebabkan bau mulut. Pilih yogurt biasa.

Untuk menghindari bau mulut, hindari makanan dengan aroma tajam. Usahakan untuk makan jengkol, petai, bawang, atau durian terlebih dahulu saat matahari terbit dan subuh. Coba juga untuk menghindari makanan yang menempel pada gigi Anda dan menempel dengan mudah, seperti kue, cokelat, kue basah, es krim, dll.
Jika Anda suka dan masih ingin makan, segera bilas mulut Anda dan bersihkan mulut Anda sehingga sisa makanan tidak menempel pada gigi Anda setelah memakannya.

7. Konsumsi jeruk

Selain kaya akan vitamin C, buah jeruk dapat meningkatkan produksi air liur, yang berperan dalam “menghilangkan” bakteri yang menyebabkan bau mulut. Selain itu, buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C juga diperlukan untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *