keunikan keanekaragaman hayati

4 Keunikan Keanekaragaman Hayati Flora Dan Fauna Diindonesia

Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia karena memiliki sekitar 18.110 pulau yang membentang dari barat ketimur sepanjang lebih kurang 5.100 km. Indonesia memiliki sederet keunikan keanekaragaman hayati. Kekayaan habitat tersebut memunculkan kekayaan jenis tumbuhan (flora) dan hewan (fauna). Kekayaan flora dan fauna tersebut membuat Indonesia diakui memiliki keanekaragaman hayati tertinggi di dunia, setelah Brazil.

Keunikan Keanekaragaman Hayati

Fauna Bertipe Oriental, Australia dan Peralihan
Secara umum, terdapat 6 zona biogeografi (zona persebaran makhluk hidup). Diantara 6 zona tersebut, Indonesia memiliki keunikan karena berada diantara 2 zona biogeografi. Indonesia berada pada zona Oriental di bagian barat dan zona Australia di bagian timur. Dua wilayah ini memiliki karakteristik fauna yang sangat berbeda, karena itulah fauna Indonesia juga sangat beragam.

a. Wilayah Oriental

Wilayah oriental meliputi daerah Sumatra, Jawa, Bali dan Kalimantan. Hewan yang berada di wilayah ini, memiliki kesamaan karakteristik dengan hewan yang berada di daerah asia. Hewan pada daerah ini, biasanya mendiami daerah hutan hujan tropis. Jenis hewan yang mendiami daerah oriental biasanya berbadan besar atau berjenis primata.

Sedangkan burung yang mendiami daerah ini biasnya memiliki kicauan yang bagus tetapi memiliki bulu yang kurang berwarna. Jenis hewan pada bagian oriental ini adalah gajah, harimau, dan badak sumatra. Tapir, badak bercula satu, beruang madu, orang utan, tarsius, kukang, uwa- uwa. Sedangkan untuk jenis burung, ada burung rangkong, burung jalak bali, burung murai, burung elang putih dan burung elang jawa.

Baca Juga : 9 Manfaat Keanekaragaman Hayati Bagi Kehidupan DiIndonesia

b. Wilayah Australia

Wilayah australia meliputi daerah papua, maluku, nusa tenggara, dan sulawesi. Hewan pada wilayah ini memiliki jenis yang hampir sama dengan wilayah australia. Hewan pada daerah ini memiliki ciri bertubuh kecil. Selain itu beberapa mamalia memiliki kantong. Untuk jenis burung di wilayah ini, memiliki warna bulu yang lebig beraneka ragam dan lebih banyak memiliki warna.

Dikarenakan memiliki kesamaan dengan daerah australia, hewan kangguru juga ditemukan di wilayah ini. Hanya saja jenis kangguru di Indonesia dan australia memiliki bentuk fisik yang sedikit berbeda. Selain kangguru jenis hewan di daerah ini adalah walabi, kuskus dan oposum. Sedangkan untuk jenis burung adalah cendrawasih, kasuari dan kakatua raja.

c. Peralihan

Wilayah peralihan adalah wilayah dimana hewan yang mendiaminya memiliki ciri yang berbeda dengan daeran oriental dan daerah australia. Wilayah peralihan meliputi sulawesi selatan hingga kepulauan aru. Hewan yang berada di wilayah ini dapat dikatakan sebagai hewan endemik Indonesia, karena tidak memiliki kesamaan dengan daerah lain. Hewan yang berada di wilayah peralihan adalah komodo, anoa, babi rusa, dan burung maleo.

Baca Juga : Keanekaragaman Hayati : Pengertian Dan Jenis-Jenis nya

Selain hewan di atas, beberapa binatang endemik Indonesia lainnya yang tidak berada di wilayah peralihan adalah tarsius, kukang, dan badak bercula satu. Sedangkan beberapa hewan di Indonesia yang masuk daftar terancam punah adalah badak dan harimau sumatra, tapir, elang jawa, burung rangkong, orang utan, komodo, beruang madu, bekantan, badak bercula satu, macan tutul, gajah sumatra, penyu hijau, jalak bali, cendrawasih, maleo, kakatua raja, kasuari, dan sanca hijau.

Keanekaragaman Flora di Indonesia

Persebaran hutan di Indonesia, dibagi berdasarkan jenis tanaman yang mendiami hutan tersebut. Persebaran hutan di Indonesia dibagi menjadi 4, yaitu:

a. Hutan Hujan Tropis

Hutan hujan tropis adalah jenis hutan yang paling banyak berada di Indonesia. Jenis hutan ini banyak ditemukan di kalimantan, sumatra dan papua. Karakteristik dari jenis hutan ini adalah tingkat curah hujan yang sangat tinggi. Sehingga hutan ini cenderung lembab. Selain itu, pohon- pohon yang mendiami hutan ini cenderung besar dan tinggi. Jenis tanaman pada hutan ini heterogen atau banyak macamnya. Contoh tanaman yang mendiami hutan ini adalah pohon kemenyan, pohon rotan, pohon kamper, pohon damar, pohon eboni, dan pohon meranti.

b. Hutan Musim

Hutan musim adalah hutan yang bermusim. Maksud dari musim ini adalah, hutan ini akan menggugurkan daunnya saat musim kemarau dan kembali menjadi hutan lebat saat musim hujan. Jenis hutan ini banyak ditemukan di pulau jawa. Tingkat curah hujan di hutan ini tidak terlalu tinggi, sehingga hutan tidak begitu lembab. Jenis pohon yang berada di hutan ini cenderung kecil dan tidak terlalu lebabt. Hutan musim biasanya hanya di isi oleh satu jenis pohon saja. Tanaman yang biasanya berada di hutan ini adalah pohon jati dan pohon cemara.

c. Sabana

sabana adalah padang rumput yang diisi oleh rerumputan serta pohon- pohon berjenis pendek . Di Indonesia sabana berada di wilayah Gayo Aceh dan Madura. Ciri khas dari sabana adalah bersuhu hangat. Hal ini diakibatkan tingkat curah hujan yang tidak tinggi, tapi juga tidak rendah. Sabana memiliki perbenaan sangat signifikan di musim hujan dan musim kemarau. Saat musim kemarau curah hujan di sabana sangat rendah, tapi tidah cukup rendah hingga dapat menjadi gurun. Dan saat musim hujan, curah hujan di sabana sangat tinggi tetapi tidak cukup tinggi untuk menjadi hutan hujan tropis.

d. Stepa

Stepa adalah padang rumput yang sangat kering. Di Indonesia, stepa dapat di temukan di daerah dengan masa kemarau paling panjang, seperti Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Selain itu, iklim di stepa sangat kering akibat curah hujan yang tidak tinggi. Hanya saja, sedikitnya curah hujan ini, tidak membuat stepa menjadi gurun. Biasanya stepa tidak memiliki pohon. Stepa hanya diisi oleh rumput- rumput berjenis pendek.

3. Banyak Ditemukan Fauna Endemik

Keunikan keanekaragaman hayati Indonesia selanjutnya adalah banyak ditemukannya jenis fauna endemik. Fauna endemik adalah jenis hewan yang hanya ada atau bisa ditemukan di daerah tertentu saja. Di Indonesia, ada banyak jenis fauna yang hanya bisa ditemukan di Indonesia saja.

Contohnya adalah komodo yang merupakan fauna endemik Pulau Komodo, lalu ada badak bercula satu yang merupakan jenis fauna endemik di Taman Nasional Ujung Kulon. Berikutnya ada Babi Rusa, Tarsius, Burung Maleo dan Musang Sulawesi yang hanya bisa ditemukan di Sulawesi.

Baca Juga : 20 Soal Latihan Virus Beserta Pembahasannya

4. Banyak Ditemukan Flora Endemik

Untuk jenis tumbuhan, ternyata Indonesia juga memiliki banyak flora endemik. Contohnya adalah bunga Rafflesia Arnoldi yang yang merupakan flora endemik yang hanya bisa ditemukan di hutan-hutan di wilayah Sumatera Barat, Jambi dan Bengkulu. Ada pula spesies Buah Matoa yang merupakan flora endemik asli Papua. Semua jenis flora endemik inilah yang menjadi keunikan tersendiri pada keanekaragaman hayati Indonesia.

Demikian tadi penjelasan tentang keunikan keanekaragaman hayati Indonesia yang harus Anda ketahui. Dengan informasi ini dapat membuat Anda semakin sadar akan keberagaman dan keunikan keanekaragaman hayati di Indonesia

Baca Juga : 15 Soal Latihan Keanekaragaman Hayati Beserta Pembahasannya

Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *