Permainan Sepak Bola : Pengertian, Sejarah, Tujuan Dan Peraturan Permainan

Setiap orang pastinya tau dengan permainan sepak bola, dari kalangan anak anak sampai keorang dewasa, apalagi disaat petandingan internasional nya yaitu piala dunia yang sangat populer dan sangat dinantikan.

nah kali ini kita akan membahas mengenai permainan sepak bola ya, mengenai sejarah nya , pengertian, tujuan dan beberapa peraturan permainan sepak bola . tanpa basa basi yuk kita langsung masuk aja kematerinya

Pengertian  Permainan Sepak Bola  Menurut Para Ahli

1. Agus Salim

Menurut Agus Salim, pengertian sepak bola adalah cabang olahraga yang memainkan bola menggunakan kaki dengan tujuan untuk memasukkan bola tersebut sebanyak mungkin ke gawang lawan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan sebelumnya, baik itu oleh asosiasi sepak bola atau pihak lain yang berwenang.

2. Soekatamsi

Menurut Soekatamsi , pengertian sepak bola adalah suatu permainan beregu yang diperlombakan dimana masing-masing regu terdiri dari 11 pemain termasuk penjaga gawang.

3. Muhajir

Menurut Muhajir , pengertian sepak bola adalah suatu permainan yang dilakukan dengan cara menyepak bola, dimana tujuannya adalah untuk memasukkan bola ke gawang lawan dan bertahan agar gawang agar tidak kemasukan bola.

Sejarah Permainan Sepak Bola

Menurut sejarahnya, olah raga ini telah dikenal di Tiongkok sejak abad ke-2 dan ke-3 sebelum masehi, yaitu pada masa pemerintahan Dinasti Han. Pada masa itu masyarakat Tiongkok menggunakan bola kulit dan menyepaknya ke dalam jaring kecil.

Selain di Tiongkok, permainan sepak bola juga sudah dikenal di berbagai negara lainnya, seperti Jepang, Yunani, dan Roma. Masyarakat Jepang, Roma, dan Yunani di masa itu melakukan permainan ini untuk bersenang-senang.

Sepak bola modern dimulai di Inggris dengan memberlakukan peraturan-peraturan dasar sehingga permainan ini semakin populer. Meskipun olah raga ini sempat dilarang karena dianggap mengandung kekerasan, sepak bola ternyata semakin dikenal masyarakat dunia.

Hingga akhirnya pada tahun 1904, terbentuklah FIFA (Fédération Internationale de Football Association). FIFA adalah badan pengendali internasional sepak bola yang didirikan pada 21 Mei 1904 di Paris, Perancis.

Sepak bola kemudian menjadi suatu olah raga yang dipertandingkan antar negara untuk memperebutkan Piala Dunia. Adapun pertandingan Piala Dunia pertamakali diselenggarakan pada tahun 1930 di Uruguay yang dimenangkan oleh Uruguay.

Tujuan Permainan Sepak Bola

Tujuan permainan sepak bola adalah untuk memasukkan bola ke dalam gawang lawan sebanyak mungkin sehingga memenangkan pertandingan. Berikut ini adalah beberapa tujuan yang ingin dicapai dalam permainan sepak bola;

•    Menciptakan gol ke gawang lawan.

•    Menghalau atau mencegah bola agar tidak masuk ke gawang sendiri.

•    Membangun kerjasama tim agar permainan lebih solid.

•    Membangun dan menjaga sportifitas antar pemain sepak bola dan menciptakan permainan yang adil.

•    Meningkatkan kebugaran dan kesehatan tubuh.

•    Meraih prestasi dalam dunia olah raga, khususnya sepak bola.

Teknik Dasar Sepak Bola

Seperti permainan lainnya, sepak bola juga harus dimainkan dengan teknik-teknik tertentu. Teknik dasar pemain inti juga berbeda dari kiper. Pemain inti setidaknya harus menguasai enam teknik dasar, mulai dari menendang hingga merebut bola dari lawan.

1. Teknik Menendang Bola

Ini adalah teknik paling dasar yang harus bisa dilakukan semua pemain. Ada tiga macam tendangan yang bisa dipelajari:

•    Menendang dengan kaki bagian luar,

•    Menendang dengan kaki bagian dalam, dan

•    Menendang bola dengan punggung kaki.

2. Teknik Menggiring Bola

Menggiring bola atau dribbling juga jadi modal utama seorang pemain sepak bola. Menggiring berarti mengontrol gerakan bola di atas lapangan menuju gawang lawan. Saat menggiring, pemain melakukan tendangan ke arah tertentu sambil tetap menguasai bola.

Setidaknya ada dua macam tipe menggiring bola dalam permainan ini.

•    Speed dribbling →Pemain menendang dengan agak kuat sehingga bola menggelinding jauh, kemudian berlari dengan cepat untuk mengejarnya. Selain kecepatan, faktor lain yang harus diperhatikan adalah pemain tidak sedang terdesak alias bebas dari himpitan tim lawan.

•    Closed dribbling → Penggiringan bola ini dilakukan ketika pemain terdesak atau dikerumuni oleh tim lawan. Penggiringan harus dilakukan dalam jarak pendek sehingga pihak lawan kesulitan merebut bola.

3. Menyundul Bola

Teknik menyundul atau heading dilakukan dengan menggunakan kepala atau dahi ketika bola sedang melayang. Tujuan dari teknik ini adalah mengoper atau mengarahkan bola ke titik tertentu yang diinginkan oleh si pemain. Teknik ini juga bisa dilakukan untuk mencetak gol.

4. Menghentikan Bola

eknik menghentikan bola atau stopping biasanya dilakukan untuk mematahkan gerakan bola. Setelah bola berhenti, pemain bisa dengan leluasa menggiringnya lagi ke arah yang diinginkan. Teknik menghentikan bola ini bisa dilakukan dengan beberapa cara:

•    Menggunakan kaki bagian dalam,

•    Menggunakan kaki bagian luar,

•    Menggunakan punggung kaki,

•    Menggunakan telapak kaki,

•    Menggunakan paha kaki,

•    Menggunakan perut, dan

•    Menggunakan dada.

5. Mengoper Bola

Mengoper disebut juga dengan passing, yaitu memberikan umpan bola kepada rekan satu timnya. Mengoper juga memanfaatkan teknik dasar menendang, bisa dengan menggunakan kaki bagian dalam, luar, atau punggungnya.

6. Merebut Bola

Teknik ini membutuhkan kejelian para pesepak bola. Seorang pemain harus bisa membaca gerakan lawan sekaligus memperkirakan kapan waktu yang tepat untuk merebut bola. Setidaknya ada dua macam teknik yang bisa dipelajari.

a. Intercept

Ini adalah teknik merebut bola yang sedang digiring oleh tim lawan. Teknik yang paling mudah adalah pemain langsung merebut bola yang sedang bergulir ketika lawannya melakukan umpan jarak jauh (long pass).

b. Menyapu bola (sliding tackle)

Ini adalah teknik merebut bola dengan cara menjatuhkan tubuh ke lapangan dan meluncur dengan kaki mengarah ke bola yang sedang digiring tim lawan. Tujuannya agar bola dapat tertendang dan keluar dari kontrol pemain lawan.

Akan tetapi, teknik ini cukup rawan dan harus dilakukan secara hati-hati agar tidak dianggap sebagai pelanggaran. Pelanggaran dalam hal ini bisa meliputi menyapu bola dari belakang, memakai teknik menggunting, atau mengangkat kaki saat tackle.

7. Menangkap Bola Dengan Tangan (*Khusus Kiper)

eknik yang satu ini harus dikuasai oleh kiper atau penjaga gawang. Kiper yang merupakan pertahanan terakhir dari sebuah tim harus mampu membaca gerakan bola dan lawan yang mendekati gawang.

Kiper juga dituntut harus selalu cepat dan cekatan. Teknik menangkap ini sangat mengandalkan refleks agar kiper bisa langsung bergerak ke arah bola saat ditembakkan ke gawang.

Peraturan Sepak Bola  

Sepak bola memiliki sejumlah peraturan yang harus dipatuhi oleh semua orang yang terlibat di dalamnya. Peraturan ini mencakup ukuran lapangan, aturan main, hingga hal-hal yang berkaitan dengan para pemainnya.

1. Ukuran Lapangan, Gawang dan Bola

•    Panjang : 100–110 meter

•    Lebar : 64–75 meter

•    Jari-jari lingkaran tengah : 9,15 meter

•    Daerah penalti : 40,39×16,5 meter

•    Daerah gawang : 18,35×5,5 meter

•    Tinggi gawang : 2,44 meter

•    Lebar gawang : 7,32 meter

•    Diameter bola : 21–22,5 cm

•    Keliling lingkaran bola : 68–71 cm

•    Berat bola : 410–450 gram

2. Pemain

Setiap tim terdiri dari 11 orang, yaitu 1 kiper dan 10 pemain. Posisi pemain pun akan terbagi-bagi menjadi penyerang, gelandang, dan juga bek. Pembagiannya sendiri bisa berubah-ubah tergantung taktik setiap tim.

3. Aturan Main

•  urasi → Total durasinya adalah 90 menit dan dimainkan dalam dua babak. Setiap babak berlangsung selama 45 menit, sedangkan waktu istirahat diberikan sekitar 15 menit. Jika skor seri, diberlakukan perpanjangan waktu 2×15 menit.

•  Kick Off → Kick off dilakukan untuk memulai pertandingan pada setiap babak atau setelah terjadinya gol.

•  Gol → Gol dinyatakan sah ketika bola masuk dan melewati garis gawang. Keputusan sah atau tidaknya sebuah gol ada di tangan wasit.

•  Offside → Offside terjadi ketika pemain menerima umpan bola, sedangkan posisinya lebih dekat ke gawang lawan ketimbang oponennya.

•  Bola Keluar (out) → Bola dinyatakan out apabila keluar melewati garis lapangan. Bila terjadi hal demikian, pemain akan melakukan lemparan ke dalam atau throw in.

•  Tendangan Sudut →Tendangan ini dilakukan ketika bola keluar dan melewati garis gawang. Sesuai namanya, tendangan ini dilakukan di pojok lapangan yang berada dekat dengan gawang dan dilakukan oleh pihak lawan.

•  Tendangan Penalti → Penalti terjadi ketika pemain yang sedang bertahan melakukan pelanggaran di wilayah penjaga gawang. Tendangan ini dilakukan oleh tim lawan dan punya peluang untuk mencetak gol. Tendangan penalti juga dilakukan apabila permainan berakhir seri/imbang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *